Bensin Eceran di Bojonegoro Tembus Rp7 ribu/liter

yeyen

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro- Meskipun harga bahan bakar minyak (BBM) belum resmi dinaikkan oleh Pemerintah Pusat, namun harga bensin eceran di beberapa pedagang di Kabupaten Bojonegoro mulai naik. Harga bensi eceran yang dijual di kios-kios kecil per botolnya atau satu liter sebesar Rp 7000.

“Baru hari ini harganya saya naikkan, karena pembelian jerigen mulai dibatasi,” kata Yeyen, salah satu pedagang bensin eceran di Jalan HOS Cokroaminoto,Bojonegoro.

Wanita 30 tahun ini mengatakan, pembatasan pembelian premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai diberlakukan sejak Kamis (20/6/2013) kemarin. Untuk pedagangan eceren dibatasi tidak diperbolehkan membeli lebih dari satu jirigen. Padahal setiap jirigennya hanya berisi sepuluh liter premium atau bensin.

“Apalagi hari ini sudah dilarang membeli bensin menggunakan jirigen, jadi ya susah terpaksa harga saya naikkan,” tegas Yeyen.

Menurut dia, kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak pada kenaikan harga bensin eceran.  Namun semua kebutuhan hidup lainnya. Meski begitu dirinya tidak dapat berbuat apa-apa dengan keputusan pemerintah.

Baca Juga :   Warga Bojonegoro Rela Cukur Rambut Angka 2 Demi Dukung Wahono-Nurul

“Saya dengar Bojonegoro kaya minyak, ya semoga bisa mensejahterakan rakyatnya terlebih kenaikan harga BBM sekarang ini,” harap dia. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *