SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan -Aksi penurian disiang hari marak terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa timur. Â Setelah sebelumnya rumah Camat Bluluk, Sujai, di Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi disatroni pencuri, dalam sehari kemarin dua kali pencurian disiang bolong kembali terjadi.
Pencurian itu terjadi di rumah Jayanti Apriliyanti, warga Perum Graha Indah Blok B1 Bo 17 Lamongan dan rumah Mansur, warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat.
Data yang dihimpun SuaraBanyuurip.com, peristiwa itu terjadi saat Jayanti pergi kepasar induk beras Lamongan, Kamis (20/6/2013) kemarin, untuk membantu ibunya berjualan. Pelajar itu meninggalkan rumahnya sejak jam 09.00 dengan mengunci rapat pintu rumah.
Sekitar pukul 16.10 WIB korban kembali pulang kerumahnya. Â Namun begitu terkejutnya Jayanti begitu melihat pintu rumahnya dalam keadaan rusak. Korban yang panik kemudian masuk kedalam rumah dan mengecek semua barang-barang yang ada.
Korban melihat isi rumahnya telah diacak-acak. Sejumlah barang yang hilang diantaranya uang tunai Rp1,5 juta, satu unit laptop merk Acer, satu pasang sepatu Vantovel, sepasang velg orisinil Yamaha Mio, dan 4 buah pancing ikan. Total kerugian Rp10 juta lebih. Korban kemudian melaporkan peristiwa kemalingan itu ke Polres Lamongan.
Pencurian juga terjadi di rumah Mansur, warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat. Pencuri berhasil masuk kedalam rumah pengusaha konfeksi itu dari pintu depan saat rumah sedang sepi. Pelaku  berhasil menggondol sebuah HP BlackBerry yang sedang dicas pemiliknya.
“Saya sepintas melihat sekelebatan pencurinya. Namun sudah keburu lari dengan motor.Para tetangga tahu orangnya masuk rumah namun dikira tamu saya,†ujar Mansur.
Beruntung laptop korban yang diletakkan didekat HP tidak ikut dibawa pelaku. Namun Mansur tidak melaporkan peristiwa itu ke polisi.
Kabag Humas Polres Lamongan AKP Umar Dami membenarkan peristiwa pencurian rumah itu. Menurutnya petugas akan terus mengejar pelaku pencurian.
“Petugas terus memburu pelaku,†tegas Umar Dami. (tok)