SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Tindak kriminalitas dalam bentuk pencurian mulai mengintai para pedagang kecil disekitaran proyek migas Banyuurip, Blok Cepu. Sejumlah warung didekat lokasi Well Pad A, di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah dibobol pencuri, Jum’at (21/6/2013) malam.
“Pagi tadi waktu akan membuka warung saya terkejut melihat pintu bagian belakang tidak terkunci,” kata salah satu korban, Rusmiati saat ditemui Suarabanyuurip.com diwarungnya.Sabtu (22/6/2013).
Ada tiga korban yang mengaku warungnya dibobol. Selain Rusmiati, dua korban lainnya adalah Priyatun, dan Fatolah.
Akibat pencurian itu beberapa barang seperti beras dan gula, serta rokok raib digondol pencuri.
“Jumlah kerugian rata-rata sekitar Rp.600 ribu – Rp.700 ribu, Mas,” kata Rusmiati.
Korban memperkirakan, para pelaku sudah memahami situasi. Sebab,aksi tersebut dilakukan dengan membobol pintu belakang.
“Sejak buka warung baru kali ini ada kejadian pencurian,” imbuhnya.
Para korban mengaku belum melaporkanya kepada yang berwajib. Hanya saja, dia berharap agar keamanan di proyek minyak Banyuurip lebih ditingkatkan.
“Kalau nilai kerugiannya mungkin tidak seberapa mas, tapi dikhawatirkan para pencuri bisa berbuat lebih nekat lagi,” tuturnya. (roz)