SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pembagian Bantuan Langsung Sementara Mandiri (BLSM) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur hingga saat ini masih mengambang. Dalam waktu dekat pembagian dana dari pemerintah sebagai kompensasi kenaikan harga BBM, juga belum tentu bisa dinikmati warga Tuban.
Selain belum diterimanya data penerima BLSM dari pemerintah pusat, pihak Kantor Pos Cabang Tuban juga belum mempersiapkan penyaluran kompensasi dana tersebut. Pihak PT Pos pun belum melakukan sosialisasi kepada warga calon penerima BLSM.Â
“Kami belum mendapat data resmi penerima, karena itu kami belum melakukan sosialisasi atau mempersiapkan pembagiannya hingga sekarang,†terang Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Tuban, Minto Puji Santoso, kepada sejumlah wartawan, Senin (24/6/2013).
Meski begitu pihaknya sudah mendapat kabar, jika penerima bantuan sebesar Rp300 ribu itu ada sekitar 96 ribu orang. Kabar lain adanya instruksi waktu pembangian BLSM di kabupaten seluruh Indonesia, akan dilakukan secara serentak pada 1 Juli 2013 mendatang.
Dia juga ungkapkan, masih memikirkan adanya 5 kecamatan yang hingga saat ini belum ada kantor pos. Diantaranya Kecamatan Grabagan, Semanding, Parengan, Kenduruan, dan Kecamatan Senori.
“Kami sedang memikirkan masalah ini, karena sesuai instruksi pembagian dilakukan di kantor pos,†tambahnya.
Karena itu, kantor pos belum bisa memaparkan teknis pembagian ini lebih detail. Dia akui masih harus lakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dengan menggelar rapat pada hari Rabu mendatang. (edp)