Target Proyek Blok Cepu Tinggal Setahun

rexy

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Proyek engineering, procuremen and constructions (EPC) – 1 Banyuurip, Blok Cepu tinggal menyisakan waktu sekira setahun. Ditargetkan proyek yang berpusat di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur itu selesai dalam waktu 36 bulan sejak kontrak ditandatangi pada agustus 2011 lalu.

Proyek senilai sekira Rp6 triliun itu dibagi dalam lima paket pekerjaan. Yakni pekerjaan pembangunan fasilitas pusat pemoresan minyak, pipa darat 20 inci sepanjang 27 kilo meter (KM) dari Lapangan Banyuurip di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro hingga bibir Pantai Palang, Kabupaten Tuban.

Kemudian, pipa bawah laut sepanjang 23 Km dan menara tambat, tanki raksasa penampungan minyak mentah yang terapung di tengah laut berkapasitas sekira 1, 7 juta barel sebelum dikapalkan, dan bangunan sipil termasuk tempat penampungan air untuk injeksi puncak produksi minyak Banyuurip sebanyak 165 ribu barel per hari (bph).

Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, MCL terus melaksanakan pengerjaan proyek pengembangan penuh produksi puncak Blok Cepu agar sesuai dengan target yang ditentukan. Karena satu paket proyek dengan paket lainnya saling berkaitan.

Baca Juga :   Warga Hentikan Pengiriman Minyak Mentah TBR

“Kontraktor EPC membangun sarana produksi puncak sesuai target penyelesaian yang tertuang dalam kontrak termasuk juga mengikuti aturan-aturannya,” kata Rexy Mawardijaya melalui pesan pendek, Senin (24/06/2013).

Rexy menegaku, optimis dapat menyelesaikan proyek ini sesuai target dengan catatan semua regulasi dan perijinan selesai.

“Karena itu kami harapkan semua pihak mendukung kelancaran proyek negara ini,” tegas mantan jurnalis salah satu media nasional ini.

Disinggung tentang kejelasan penyelesaian proyek Kampung Tunnel di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, yang masuk paket EPC-1, dia menegaskan, produksi penuh sumur minyak Blok Cepu akan terjadi segera setelah kurun waktu 36 bulan dan bergantung pada waktu pengesahan peraturan.

“Satu paket proyek dengan paket lainnya saling berkaitan. Sesuai target keseluruan proyek ini akan selesai dalam waktu 36 bulan,” pungkas Rexy.(Sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *