Tuntut Pelantikan Kades, Warga Kauman Segel Baldes

kauman

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro – Ratusan warga Desa Kauman, Kecamatan Baurno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyegel kantor balai desa (Baldes) setempat, Selasa (25/6/2013) malam. Gara-garanya mereka kesal kepada Bupati Bojonegoro, Suyoto yang tak segera melantik kepala desa (Kades) terpilih, Rokhis Rizqon.

Selain menyegel kantor, warga juga menutup pintu masuk komplek kantor baldes setempat dengan menggunakan dinding anyaman bambu. Aksi tersebut merupakan buntut dari berlarut-larutnya persoalan Pilkades yang telah dilaksanakan satu setengah tahun lalu.

“Terus terang kami semua sudah muak dengan persoalan ini. Kami sengaja menyegel dan menutup kantor desa ini karena kami menganggap desa kami sudah tidak ada pemimpinnya lagi. Makanya, balai desa sekalian ditutup saja,” tegas Koordinator Aksi, Marsono.

Marsono bersama warga menuntut agar Bupati Bojonegoro, Suyoto segera melantik kades terpilih. Sebab Rokhis Rizqon telah memenangi Pilkades Kauman dengan memperoleh suara terbanyak.

“Jadi tidak ada alasan apapun untuk menunda pelantikan. Apalagi harus melakukan pilkades ulang,” tandas dia.

Sementara itu, Rokhis Rizqon, Kades terpilih yang dikonfirmasi di tempat terpisah mengatakan, hingga saat ini dirinya mengaku bingung dengan tindakan pemkab yang terus berbelit-belit dan tak kunjung melantik dirinya yang terbukti secara sah telah keluar sebagai pemenang dalam pilkades.

Baca Juga :   Petani Tuban Deklarasikan Erick Thohir Capres 2024

“Aneh, saya nggak ngerti maunya pemkab itu apa, koq bisa-bisanya ya menunda-nunda pelantikan saya. Padahal, semua juga tahu dalam pemilihan itu sayalah yang menang,” ungkap Rokhis.

Dia juga mengaku bingung sikap Pemkab Bojonegoro yang mengeluarkan surat edaran yang berisi bahwa Desa Kauman harus menyelenggarakan pilkades ulang dengan dasar amar putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. Padahal dalam amar putusan itu sendiri jelas-jelas tidak menyebutkan harus melakukan pilkades ulang.

“Ya, kita lihat sajalah nanti. Saya yakin sehebat apapun skenarionya, pasti kebenaran yang akan menjadi pemenangnya. Karena yang baik pasti akan ditemukan dan yang jelek akan terungkap,” imbuh Rokhis.

Selain itu, Rokhis juga menghimbau kepada seluruh warga dan pendukungnya agar tetap berperilaku santun dan tidak bertindak anarkis agar situasi desa tetap kondusif dan aman. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *