Kendaraan Alat Berat EPC 2 Tinggalkan Lumpur

lumpur epc2

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Moving kendaraan alat berat untuk pekerjaan pipanisasi proyek Enginering Procurement and Construction (EPC) 2 lapangan Banyuurip, Blok Cepu oleh PT IKPT-Kelsri di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,  meninggalkan banyak lumpur hampir di sepanjang jalan raya menuju wilayah kota setempat.

Salah satu pengendara motor, Tarsiman (40), yang setiap hari melewati ruas jalan kabupaten tersebut mengungkapkan, sudah ada dua hari kendaraan besar ke luar masuk lahan yang akan ditanami pipa untuk proyek migas. Parahnya kendaraan jenis trailer dengan ban dobel itu meninggalkan lumpur-lumpur basah di jalan.

“Ada yang masih terlihat baru, dan ada yang mengering,” ujarnya sambil menunjuk gumpalan-gumpalan hitam dijalan, Kamis (27/6/2013).

Pria yang bekerja sebagai tukang bangunan ini menambahkan, gumpalan-gumpalan tanah tersebut dapat membahayakan pengguna jalan raya terlebih kendaraan roda dua. Lumpur-lumpur itu terlihat seperti aspal yang tidak rata, sehingga harus hati-hati jika berkendara.

“Kalau orang-orang kaya itu kan naik mobil, tidak akan merasakan bahayanya gumpalan itu,” ujarnya dengan menggunakan logat Jawa.

Baca Juga :   Kementerian Keuangan Beri Penghargaan EMCL

Sementara itu, dari pantauan di lapangan terlihat lumpur dari kendaraan besar pengangkut alat-alat berat meninggalkan bekas, dan menjadi gundukan-gundukan kecil dari lokasi penanaman pipa Desa Sumbertlaseh sampai pada Jalan HOS Cokroaminoto Kecamatan Kota. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *