Jelang Ramadhan Aparat Diminta Tindak Tegas Pekat

koordinasi

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan -Menjelang bulan suci ramadhan, Bupati Fadeli meminta kepada aparat keamanan agar menindak tegas segala jenis bentuk penyakit masyarakat (Pekat) di wilayah Lamongan, Jawa Timur.

“Untuk urusan menertibkan penyakit masyarakat ini, yang dibutuhkan adalah keberanian. Saya minta Satpol PP dan kepolisian untuk menertibkan ini. Harus tegas dan tanpa toleransi,” tegas Fadeli kepada Kepala Satpol PP Lamongan, Tony Tamtama Jati saat menerima audensi dari Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan di ruang kerjanya, Senin (1/7/2013)

Ketua MUI Lamongan, KH Abdul Aziz Choiri, yang memimpin kunjungan tersebut menyatakan, ulama sebatas menyampaikan terkait halal dan haram melalui lisan. Sedang yang memiliki kewenangan mengambil tindakan adalah Pemkab dan aparat kepolisian.

Dalam kesempatan itu bupati juga mengintruksikan agar selama bulan puasa, semua yang menyuguhkan minuman keras, termasuk warung remang-remang harus tutup tanpa terkecuali. Kemudian yang tidak punya izin, harus tutup selamanya. Sementara kepada yang sudah terlanjur punya izin, kebijakan tanpa toleransi juga harus ditetapkan. Sekali mereka buka saat Bulan Ramadhan, di jam berapapun, izinnya harus langsung dicabut.

Baca Juga :   Omset Judi Togel Blora Semalam Capai Rp400 Juta

Terkait keberadaan warung remang-remang di Agrobis Babat yang lebih populer dengan sebutan Kopi Pangkon, Fadeli menyatakan, sudah secara khusus memanggil Camat Babat agar bertindak tegas. Jangan sampai setelah ditutup kemudian buka lagi.

“Operasi penertiban harus terus dilakukan. Tapi kalau operasi hanya dapat satu dua, ini berarti ada yang tidak benar, “ imbuh dia.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *