Sakit Tak Kunjung Sembuh, Petani Gantung Diri

gantungan

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Diduga stres akibat sakit jantung yang tak kunjung sembuh, Sabidin (58), seorang petani asal Dusun Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaaten Tuban, Jawa Timur nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (2/7/2013).

Kapolsek Jenu, AKP Mardiyah, kepada SuaraBanyuurip.com mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi lehernya tergantung setinggi 3,5 meter di blandar rumah kosong milik tetanggaanya, Munib.

“Korban naik diketinggian itu menggunakan tangga, kemudian mengikat lehernya di blandar rumah kosong milik tetangganya,” jelas Diyah, sapaan akrab Mardiyah.

Diduga, sebelum bunuh diri korban sempat mengunci pintu rumah dari dalam. Aksi bunuh diri itu diperkirakan dilakukan korban pada malam hari.

Korban pertama kali ditemukan pemilik rumah saat akan membersihkan rumah miliknya pada pagi tadi. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit jantung yang dideritanya. Karena selama ini korban mempunyai riwayat sakit jantung.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan guna mengetahui alasan dia melakukan bunuh diri,” pungkasnya.(edp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *