SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Konsorsium PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – PT KElsri kontraktor pelaksana proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC)-2, Banyuurip, Blok Cepu terus melakukan pengerjaan proyek pipa pengalir minyak dari Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur. Proyek pipa penyalur minyak ini akan berakhir di bibir pantai Palang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Sampai hari Rabu (3/7/2013), proyek pemasangan pipa yang dikerjakan masuk wilayah Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.
Pantauan di lokasi menyebut, pengerjaan pemerataan lokasi pipa terus dilakukan di wilayah Jelu ke arah Gayam. Namun, untuk lokasi proyek Jelu ke arah timur mulai dari desa Tengger, Kecamatan Ngasem masih belum dilakukan pengerjaan lagi.
Seorang warga Desa Jelu, Waji, mengatakan, pengerjaan yang dilakukan oleh IKPT tak seperti biasanya yang selalu melakukan aktifitas. Saat ini sesekali tempo saja melakukan aktifitas pengerjaan proyek yang masuk wilayah desanya.
“Biasanya selalu ada aktifitas, Mas. Tapi sekarang sekali tempo saja. Masalahnya apa saya tidak tahu,” ungkap Waji ditemui di sekitar lokasi proyek IKPT di desa Jelu, Rabu (03/07/2013).
Dia jelaskan, saat ini IKPT kembali melakukan aktifitasnya untuk pemerataan lokasi yang rencananya dilintasi pipa menuju Mudi, Tuban, Jawa-Timur tersebut.
“Satu alat berat yang digunakan pemerataan baru saja didatangkan lagi. Jadi totalnya alat beratnya sekaran tiga unit. Sedangkan, untuk pipanya didatangkan kapan saya tidak tahu, Mas,” kata Waji. Yang dikerjakan Jelu ke arah Gayam sementara Jelu ke timur menuju Desa Tengger, dan seterusnya masih mangkrak belum diapa-apakan lagi.
Dikonfirmasi terpisah, Humas IKPT, Soenarto, melalui pesan pendek, Rabu (03/07/2013) terkait dengan kejelasan kapan didatangkannya pipa di wilayah Jelu hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban. (sam)