Proyek EPC 3 Tunggu Pipa dari Cirebon

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Operator Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL), belum memastikan pengerjaan proyek pipanisasi minyak mentah di dasar laut Tuban, Jawa Timur yang masuk dalam paket Engineering Procurement and Constructions (EPC) 3 Banyuurip. 

Deputy Development Manager MCL, Elviera Putri, mengatakan, saat ini kontraktor pelaksana dalam hal ini PT Rekayasa Industri (Rekind) –  LIPKIN belum melakukan aktifitas di perairan Tuban. Alasannya masih mempersiapkan pipa minyak mentah di Cirebon.

“Sampai saat ini mereka belum lakukan pengerjaan lapangan,” kata Elviera, kepada SuaraBanyuurip melalui ponselnya, Rabu (10/7/2013).

Selain itu, MCL juga masih melakukan persiapan lahan setelah melakukan sapu ranjau beberapa bulan lalu. Penyiapan lahan itu untuk meletakkan pipa pada saat pekerjaan dimulai. Karena sebagian besar pekerjaan itu nantinya berada di laut setempat.

Ditanya terkait perijinan, Elviera mengatakan, sudah ada beberapa perijinan yang dikantongi. Meski juga ada yang sedang proses menunggu beberapa perijinan yang belum keluar.

“Karena ini ada di laut, jadi perijinan banyak yang dipusat. Dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut RI,” tegas Putri Minang ini.

Baca Juga :   Naker Blok Cepu Ancam Gelar Demo

Menurut dia, semua proses pekerjaan proyek EPC – 3 Banyuurip yang saat ini dilalui sudah sesuai target dan optimis bisa diselesaikan tepat waktu guna menunjang produksi puncak Blok Cepu sebanyak 165 ribu barel per hari pada Oktober pada 2014 nanti.

Sekadar catatan, untuk menunjang produksi puncak sumur Banyuurip itu MCL akan memasang pipa 20 inci diperairan Tuban sepanjang 23 kilometer. Pipa tersebut sebelumnya akan tersambung dengan pipa darat yang dipasang melintas sepanjang 72 kilometer dari Bojonegoro ke Tuban. Dari pipa yang didasar laut ini, minyak mentah akan dialirkan ke kapal tanker raksasa yang ditambat ditengah laut sebelum dikapalkan. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *