SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Setelah lama menunggu kepastian, akhirnya sebanyak 111 orang Calon Jamaah Haji (CJH) dinyatakan gagal berangkat ke tanah suci pada musim haji tahun 2013 ini. Mereka sudah mendapat pemberitahuan dari Kementerian Agama (Kemenag) Tuban, melalui jasa kurir yang mendatangi rumah masing-masing.
“Sudah ditetapkan, dan sudah diumumkan pemberitahuannya melalui jasa kurir mulai tanggal 16 Juni kemarin,” terang Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Tuban, Siti Maulidiyah, Kamis (18/7/2013).
Dia sebutkan, jumlah tersebut lebih sedikit dari kuota yang dipangkas sebenarnya. Yaitu sebanyak 114 CJH. Karena 3 CJH, diketahui telah mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Meski sebenarnya tidak masuk dalam kuota pemotongan.
Ditanya apakah ada protes dari CJH? Maulidiyah mengaku, hal itu tidak sampai terjadi. Pemberitahuan serta pengumuman ini berjalan lancar. Hal ini dikarenakan, para CJH sebelumnya telah menyadari. Bahwa berangkat ke tanah suci memang karena panggilan Allah. Serta hal tersebut tidak bisa dipaksakan.
“Sebelumnya juga kami telah sosialisasikan. Bersama tokoh masyarakat kami berikan pengertian kepada CJH, bahwa itu merupakan panggilan Allah,” jelasnya.
Dengan ini, jumlah CJH dari Tuban adalah 609 orang. Meski begitu, jumlah ini tetap saja bisa mengalami perubahan. Karena pengalaman masa lalu, selalu saja ada yang tertunda menjelang pemberangkatan. Diantaranya karena sakit atau bahkan meninggal dunia.
“Semua itu bisa saja terjadi mas, kami tidak berani memastikan,” tandasnya.
Untuk itu, dia minta agar CJH yang ditetapkan bisa berangkat sekarang. Agar bisa lebih menjaga kesehatan. Agar tidak mendapat halangan yang berarti saat pemberangkatan nanti. (edp)