SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bersama dengan Satuan lalu lintas (Satlanlantas) Polres dan Dinas Kesehatan setempat melakukan pengecekan sejumlah bus antar kota dan antar propinsi yang melintas di Jalur Pantura di wilayah Tuban, Selasa (23/7/2013).
Pengecekan dilakukan meliputi kondisi bus secara detail. Seperti pengecekan mesin, roda, kemudi, knalpot, dan sejumlah kelengkapan tambahan. Diantaranya tersedianya alat P3K didalam kendaraan, serta adanya alat tanggap darurat.
Pengecekan ini dilakukan dalam rangka persiapan menjelang arus mudik maupun arus balik Hari Raya Idul Fitri yang terjadi di jalur Pantura, khususnya yang melintas dikawasan Tuban.
“Selain itu kita juga adakan pengecekan kesehatan pengemudi dan awak bus,†tegas Kepala Dishub Tuban, Paraith, kepada sejumlah wartawan diterminal kambang putih Tuban.
Rencananya, pemeriksaan ini akan dilakukan secara terus menerus hingga bisa dipastikan semua kendaraan angkutan umum yang melintas di wilayah Tuban layak jalan.
“Kita akan lakukan terus sekaligus menjadikan ini sebagai himbauan, agar pelaksanaan mudik bisa berjalan lancar,†tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan banyaknya bus penumpang yang tidak menyertakan alat tanggap darurat. Seperti palu untuk memecah kaca ketika terjadi kecelakaan, kelengkapan kesehatan pertama didalam kendaraan, serta banyaknya bus yang telat membayar jasa raharja.
“Terberat adalah pelanggaran trayek, untuk pelanggaran ini terpaksa harus ditilang oleh polisi,†tandasnya.(edp)