SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro –  Operator lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) menggandeng Sampoerna Foundation memberikan beasiswa kepada lima pelajar berprestasi asal desa sekitar pemboran. Penyerahan beasiswa dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ini dilakukan di ruang kerja Bupati Bojonegoro, Rabu (24/7/2013).
Kelima siswa tersebut masing-masing; Inna Musfira dari SMPN 1 Kalitidu (Kalitidu, Bojonegoro), Arnaz Asa Sholeh dari SMPN 5 Bojonegoro, Bojonegoro asal Perum Pacul Permai, Ika Maulidatin dari SMPN Kalitidu asal Desa Tengger, Kecamatan Ngasem, Indah Puspita dari SMPN Kalitidu asal Desa Pilangsari,  Kecamatan Kalitidu, Dumiasih dari MTsN Petak – Gayam Bojonegoro asal Desa Sambong, Kecamatan Purwosari. Mereka adalah siswa dari keluarga tidak mampu.
Vice President Public and Government Affair Manager MCL, Erwin Maryoto, mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan beasiswa kepada para pelajar yang berprestasi dari seluruh Indonesia, dan terbukti berhasil menjadi orang sukses.
“Kini giliran pelajar dari Bojonegoro yang mendapatkan kesempatan itu, agar menjadi generasi penerus yang sukses,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SKK Migas Jabamanusa, Agus Kurnia, mengatakan, program yang diberikan MCL ini merupakan program CSR, dan merupakan tanggung jawab perusahaan. Sekarang ini sudah menyeleksi siswa berprestasi sebanyak 200 anak di seluruh Indonesia, termasuk Bojonegoro.
“Kami melihat potensi-potensi di Bojonegoro terutama disekitar lokasi proyek Blok Cepu, bahwa anak-anak potensial ini adalah mutiara yang perlu dijaga, dan diasah kemampuannya dengan memberi kesempatan kepada mereka untuk tampil dan berprestasi,” jelasnya kepada SuaraBanyuurip.com, sesaat setelah acara serah terima program.
Dia menyatakan jika selama ini anak-anak tersebut merasa minder karena dari daerah yang sebagian orang menganggap belum terkenal. Tetapi jika dididik dengan baik potensialnya akan cukup bagus.
“Beasiswa ini diperuntukkan siswa setingkat SMA di Kota Bogor Jawa Barat dan diasramakan,”jelasnya.
Mereka akan dididik secara intensif, tidak hanya pendidikan formal akan tetapi informal seperti caracter building, kepemimpinan, dan lain sebagainya.
“Mudah-mudahan bisa bersosialisasi nantinya demi masa depan mereka,” tandasnya.
Terpisah Bupati Bojonegoro Suyoto menyambut positif program beasiswa tersebut. Karena saat ini sumber daya manusia lebih diutamakan demi masa depan bersama.
“Dengan ini mereka bisa mewujudkan mimpi untuk meraih cita-cita,” imbuhnya. (rien)