Jalan Sumur Jambaran Dibangun Pemda

jalan-1

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro membangun jalan poros desa mulai dari Desa Ngasem menuju Desa Bandungrejo, di wilayah Kecamatan Ngasem. Padahal, jalan ini merupakan akses menuju lokasi sumur gas Jambaran yang rencananya akan dioperatori PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC).

Informasi yang diperoleh menyebut, jalan sepanjang 4 Km dengan lebar 3 meter itu rencananya baru akan dibangun dengan panjang sekira 1,8 km. Bentuk bangunannya berupa pengurukan pedel kemudian dimakadam.

Kepala Sesi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Ngasem, Budi Sukisna, mengatakan, pembangunan jalan sepanjang 1,8 km poros desa antara desa Ngasem-Bandungrejo itu dibangun dari program dana pagu indikatif tahun 2013.

“Yang ngerjakan adalah CV. Kencana Utama. Sesuai Surat Perintah Kerja (SPK) nya dikerjakan mulai 27 juni 2013, Mas,” Kata Budi Sukisna ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/7/2013).

Pria yang juga Pjs Kepala Desa Trenggulunan itu menjelaskan, sesuai dengan pengajuan awal, pembangunannya akan dilakukan dengan makadam dan pemasiran (Telport). Namun, jika sekarang ada juga pengurukan pedel dimungkinkan ada kebijakan lain lagi.

Baca Juga :   98.000 Pelanggan PLN Tak Dapat Subsidi Pemerintah

“Total panjang jalan sekira 4 km. Namun, untuk sementara yang baru dibangun sepanjang sekira 1,8 km. Seingat saya, total dana pembangunannya kurang lebih Rp 400 juta,” jelasnya.

Diharapkan, semoga dengan dibangunnya jalan menuju lokasi sumur gas Jambaran itu nantinya dapat memperlancar arus lalu-lintas dan meningkatkan perekonomian warag sekitar.

“Semoga dapat memperlancar arus pemerintahan warga desa Bandungrejo dan Ngasem juga nantinya. Sehingga, jika mau ke kantor kecamatan Ngasem lebih lancar lagi,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pengerjaan Umum, Bojonegoro, Andik Tjandra, melalui pesan pendek, Kamis (25/7/2013) terkait dengan kejelasan pengerjaan jalan poros desa Ngasem-Bandungrejo yang juga jalur menuju lokasi gas Jambaran yang masuk wilayah hutan itu hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *