SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – PT Semen Indonesia (SI), Tbk, mengaku belum tahu asal muasal ledakan di pabrik IV yang berada di Desa Sumber Arum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang terjadi pada Selasa (23/7/2013) lalu, hingga mengakibatkan 6 pekerja mengalami luka bakar dan satu orang meninggal dunia.
“Kami belum mengetahui penyebab kecelakaan,” Â kata Kabiro Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K2L) PT SI, Slamet Mursidiarso, kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (24/7/2013) malam.
Slamet katakan, pihaknya lebih memilih untuk menunggu  hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polres Tuban bersama Tim Labfor Polda Jatim.
“Kapolres dan juga tim labfor Polda Jatim sudah lakukan olah TKP. Kita menunggu hasil itu saja untuk mengetahui penyebab ledakan yang berujung pada terbakarnya pekerja,” jelas Slamet beralasan.
Sementara kronologis kejadian menurut Slamet adalah, saat kejadian para pekerja sedang melakukan penggantian load cell. Tapi ketika melakukan pengelasan tiba-tiba terjadi pada Hopper. Saat itu kejadian berada di tempat penyimpanan sementara batu bara.
“Saat itu sisi selatan lancar dan sudah bisa selesai jam 11 siang. Setengah dua siang mereka mengerjakan yang sebelah barat tanpa menunggu pengawas. Kita datang tahu-tahu sudah ada ledakan,” ujar Slamet, menerangkan.
Saat ledakan terjadi pekerja sudah tidak sempat menghindar. 6 orang berhasil turun dengan cara berlari dan menuruni anak tangga. Sementara Cipto Joyo, salah satu korban yang dikabarkan meninggal dunia menurut pengakuan beberapa orang melompat dari ketinggian 6 meter karena saking paniknya. (edp)