SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro- Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) kembali menghidupkan sumur minyak alami yang sudah mati dengan melakukan workover pada Sabtu (27/07/2013).
“Ya sumur yang tadinya mengalir. Ada produksinya secara alami akan berhenti alirannya atau mati yg begini diusahakan dihidupkan lagin,” ujar Field Administration Superintendent JOB P-PEJ, Hananto Aji.
Workover sudah sering dilakukan JOBP-PEJ. Kali ini pembakaran sumur yang sudah dibor itu dilakukan di Sumur 9 Well Pad A, Lapangan Sukowati, Blok Tuban di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro. Di well Pad A sendiri ada 14 Sumur dan Well Pad B ada 11 sumur.
Well test di sumur 9 Pad B JOB P-PEJ itu berlangsung cepat. Pembakaran dimulai pukul 07.30 sampai 08.40 WIB. Sebab, sudah dapat diketahui di sumur ke-9 itu didalamnya terdapat kandungan Minyak dan Gas Bumi (Migas) cukup banyak. Selain itu juga karena kondisi cuaca dan angin kencang.Â
“Kondisi angin yang kencang dan kondisi asap yang rendah dikawatirkan akan mengganggu warga sekitar. Sehingga hanya berlangsung cepat,” tambah Humas Public Relation JOB P-PEJ, Nurhasim.
Worker ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap habis pengeboran berlangsung agar dapat diketahui kandungan migasnya. Pada Pad A di Desa Campurejo, itu terdapat 14 titik sumur, sedangkan di Pad B di desa Ngampel terdapat 11 sumur dengan produksi perhari sebanyak, 32.000 Barel perhari (Bph). (rien)