Petani Tembakau Sekitar Jambaran Terancam Gagal Panen

tembakau

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terancam gagal panen akibat tidak menentunya kondisi cuaca yang terjadi sekarang ini.

Sejumlah petani tembakau di Desa Mediyunan, Kecamatan Ngasem, memperkirakan tahun ini tanaman mereka tak dapat memberikan hasil maksimal. Bahkan, akibat kondisi cuaca yang tidak menentu ini, banyak petani di wilayah ring 1 Sumur Gas Jambaran yang beralih menanam jagung.

Salah satu petani tembakau, Hariyadi, mengaku, hampir mayoritas petani Desa Mediyunan tahun ini menanam tembakau yang dimulai pada pertengahan Juni lalu. Tujuan dipilihnya bulan itu agar tembakau yang ditanam bisa tumbuh dengan baik karena kondisi tanah masih dalam kondisi dingin.

Namun, lanjut dia, hal itu malah menjadi bomerang bagi petani. Sebab, prediksi petani meleset karena hujan masih sering turun. Akibatnya, banyak pertumbuhan tanaman tembakau yang tidak maksimal. Bahkan ada juga yang mati.

“Seharusnya, bulan-bulan Juli seperti ini sudah masuki musim kemaru. Tapi ternyata, hujan masih turun terus, Mas,” ungkap Hariyadi, Sabtu (27/7/2013).

Baca Juga :   Geledah Narkoba di Biro Pengiriman Barang

Kondisi ini, kata Hariyadi, membuat hasil petani tembakau akan mengalami penurunan drastis. Baik, tembakau jawa maupun biate. “Petani tembakau tahun ini bisa dibilang bakal kelimpungan. Karena, kondisi cuaca alam yang tidak bersahabat,” jelasnya.

Senada disampaikan petani tembakau lain, Jani. Dia mengaku, dengan kondisi cuaca yang tidak menentu membuat tanaman tembakaunya juga banyak yang mati. Karena terlalu banyak air dan membuat mayoritas petani akibat pengeluaran untuk menggarap lahannya.

Jani mengungkapkan, untuk biaya menggarap lahan kurang dari satu hektar rata-rata berkisar antara Rp2 juta sampai Rp3 juta.

“Kalau kerugian itu pasti, Mas. Tapi, masih belum seberapa karena, kondisi tembakau masih kecil,” sambung Jani.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *