SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Tambakrejo dan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur berencana memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) desa sekitar sumur minyak Tiung Biru (TBR) yang dioperatori Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Aset-4.
“BUMDes harus dihidupkan lagi. Agar, setiap ada kegiatan yang bisa dikerjakan desa, BUMDes bisa digunakan. Misalnya, terkait dengan road tank,” kata Plt Camat Purwosari, Mohlisin Andi, Selasa (30/7/2013).
Menurut dia, menghidupkan lagi BUMDes itu perlu dilakukan karena secara legalitas lembaga tersebut adalah milik pemerintah desa yang didalamnya juga mencakup berbagai divisi kepengurusan. Semisal, kelompok Masyarakat (Pokmas) dan masih banyak lagi yang bisa dimasukan dalam kepengurusan di BUMDes.
“Untuk menghindari kecemburuan sosial, seyogyanya desa sekitar TBR menggunakan BUMDes jika ada peluang dilibatkan dalam proyek nantinya,” papar mantan Sekretaris Kecamatan Tambakrejo tersebut.
Senada diungkapkan Camat Tambakrejo, Ngasiaji. Dia setuju dengan membangkitkan lagi BUMDes demi perkembangan maupun pemberdayaan masyarakat desa sekitar.
“Sesuai dengan bukti brita acara kesepakatannya, kontrak road tank antara Pokmas dengan PEP Aset 4 hanya satu tahun dan sudah berjalan 5 bulan. Jadi, jika nanti kontraknya habis bisa menggunakan BUMDes dan Pokmas masuk didalamnya,” sambung Ngasiaji.(sam)