SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan- Menghadapi mudik lebaran Idul Fitri 1434 H ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menyiapkan petugas kesehatan di lima pos kesehatan pengamanan. Di setiap pos itu bakal disiagakan delapan petugas kesehatan yang berjaga dalam dua shift kerja.
Lamongan- Menghadapi mudik lebaran Idul Fitri 1434 H ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menyiapkan petugas kesehatan di lima pos kesehatan pengamanan. Di setiap pos itu bakal disiagakan delapan petugas kesehatan yang berjaga dalam dua shift kerja.
Lima pos tersebut berada di Terminal Lamongan, Pos Pasar Kota Lamongan dan Pos Jembatan Timbang. Juga berada di Pos Wisata Bahari Lamongan (WBL) serta Pasar Babat.
Lima pos tersebut berada di Terminal Lamongan, Pos Pasar Kota Lamongan dan Pos Jembatan Timbang. Juga berada di Pos Wisata Bahari Lamongan (WBL) serta Pasar Babat.
Kepala Dinas Kesehatan, Fida Nuraida dikonfirmasi melalui Kabag Humas dan Infokom Lamongan, Mohammad Zamroni, menjelaskan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada rumah sakit negeri dan swasta serta puskesmas di wilayah Lamongan agar memfasilitasi pos tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan, Fida Nuraida dikonfirmasi melalui Kabag Humas dan Infokom Lamongan, Mohammad Zamroni, menjelaskan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada rumah sakit negeri dan swasta serta puskesmas di wilayah Lamongan agar memfasilitasi pos tersebut.
“Ini bagian dari kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi Indul Fitri yang selalu diiringi peningkatan aktifitas, termasuk arus mudik,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Kamis (1/8/2013).
“Ini bagian dari kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi Indul Fitri yang selalu diiringi peningkatan aktifitas, termasuk arus mudik,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Kamis (1/8/2013).
Zamroni menerangkan, setiap tenaga kesehatan yang bertugas dibekali dengan peralatan dan obat-obatan pelayanan kesehatan dasar. Di lokasi tersebut juga disiapkan satu unit ambulans.
Zamroni menerangkan, setiap tenaga kesehatan yang bertugas dibekali dengan peralatan dan obat-obatan pelayanan kesehatan dasar. Di lokasi tersebut juga disiapkan satu unit ambulans.
“Khusus untuk petugas jaga dari puskesmas, kami sudah menyiapkan jadwalnya. Mereka mulai bertugas sejak 31 Juli hiingga 15 Agustus. Shift pertama mulai jam 7 pagi hingga jam 7 malam. Disambung shift kedua mulai jam 7 malam hingga jam 7 pagi keesokan harinya,” papar dia.
“Khusus untuk petugas jaga dari puskesmas, kami sudah menyiapkan jadwalnya. Mereka mulai bertugas sejak 31 Juli hiingga 15 Agustus. Shift pertama mulai jam 7 pagi hingga jam 7 malam. Disambung shift kedua mulai jam 7 malam hingga jam 7 pagi keesokan harinya,” papar dia.
Selain menyiagakan tenaga medis, juga akan disiagakan 45 orang petugas dari Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan di wilayah Lamongan. Mereka setiap hari secara bergiliran berjaga di dua pos mulai jam 7 pagi hinggga jam 7 malam. Masing-masing pos akan ditempatkan delapan personil.
Selain menyiagakan tenaga medis, juga akan disiagakan 45 orang petugas dari Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan di wilayah Lamongan. Mereka setiap hari secara bergiliran berjaga di dua pos mulai jam 7 pagi hinggga jam 7 malam. Masing-masing pos akan ditempatkan delapan personil.
Para petugas Dinas Perhubungan itu akan berjaga mulai H-7 sampai dengan H-1 di depan Pasar Babat. Sementara mulai H+1 hingga H+7, mereka giliran bertugas di WBL untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Para petugas Dinas Perhubungan itu akan berjaga mulai H-7 sampai dengan H-1 di depan Pasar Babat. Sementara mulai H+1 hingga H+7, mereka giliran bertugas di WBL untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
“Berdasar pengalaman tahun lalu libur lebaran biasanya terjadi lonjakan pengunjung,” pungkas Zamroni.(tok)