SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Puluhan penembak jitu (Sniper) dari Polda Jatim mulai diterjunkan hari ini. Mereka disebar di tiga titik rawan di Jalur Pantura Tuban yang diindikasi rawan bajing loncat, Jumat (2/8/2013).
Â
Kepastian ini diungkapkan Kapolres Tuban, AKBP Ucu Kuspriyadi, saat berada di Mapolres Tuban. Usai menggelar upacara pemusnahan Barang Bukti (BB) berupa Karnopen dan Minuman Keras (Miras) bersama sejumlah Forpimda lain.
Â
“Puluhan Sniper sudah diturunkan untuk mengatasi sejumlah titik rawan bajing loncat,†kata Ucu, kepada sejumlah wartawan.
Â
Dia menjelaskan, akan ada 20 personil penembak jitu bantuan dari Brimob Polda Jatim. Mereka akan ditempatkan tidak pada satu tempat. Tapi menyebar disepanjang jalur Pantura yang rawan kriminalitas. Seperti adanya fenomena bajing loncat yang kerap muncul saat arus mudik maupun arus balik lebaran kali ini.
Â
Selama ini beberapa titik dan kawasan yang menjadi titik rawan. Diantaranya adalah sepanjang jalur Pantura Tuban. Meliputi jalur Pantura kawasan Kecamatan Bancar, jalur Pantura kawasan Kecamatan Widang, dan terakhir adalah jalur alternatif Pantura yang terletak diantara perbatasan Tuban dengan Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan.
Â
“Titik tersebut yang akan disebar para Sniper,†katanya.
Â
Selain penembak jitu, juga diterjunkan 300 personil terdiri dari anggota Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, dan dibantu dengan sejumlah elemen masyarakat. Mereka bersiaga untuk mengamankan Ops Ketupat 2013. (edp)
Â