SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Keberaan pemboran migas Blok Cepu telah merubah desa-desa sekitar di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Terutama pembangunan infrastruktur yang diberikan operator, Mobil Cepu Limited (MCL) baik melalui program corporate social reponsibility (CSR) maupun kesepakatan enam item issu sosioeconomi yang disepakati dengan sejumlah desa sekitar.
Dari pantauan menyebut, semenjak diberaktifitasnya sumur minyak Banyuurip di Desa Mojodelik banyak perkembangan signifikan bagi desa sekitar dibandingkan sebelum pemboran sumur yang konon memiliki sumber terbesar se-Asia itu dimulai.
Misalnya, pembangunan jalan poros desa yang semula banyak yang masih makadam sekarang berubah menjadi pavingisasi dan beraspal. Tak hanya itu, pembangunan juga mengarah pada tembok penahan tanah (TPT), pavingisasi jalan lingkungan dan Lapangan desa sekitar.
Kemudian, tempat – tempat pendidikan dan kesehatan juga sudah banyak mendapatkan bantun dari MCL berupa pembangunan gedung dan fasilitas lainnya.
Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, meski boleh dibilang belum selesai maksimal, namun apa yang diberikan MCL kepada desa sekitar merupakan sebuah bentuk tanggungjawab perusahaan dan komitmen yang telah disepakati.
“Semoga dengan berbagai program yang diberikan di desa sekitar Banyuurip itu bisa bermanfaat bagi warga, Mas,” kata Rexy Mawadijaya, Jumat (02/08/2013).
MCL juga telah melaksanakan program pembangunan jalan peralihan warga Desa Bonorejo. Pembangunan jalan menuju ke persawahan warga itu dalam pelaksanaanya menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B), sebagai pendampingnya.
“Saya berharap, semoga penduduk desa dapat terbantu dengan adanya akses jalan peralihan dan bisa beraktifitas dengan aman,” imbuh Rexy.(sam)