SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Geliat arus mudik menjelang Lebaran Idul Fitri tahun ini sudah mulai terasa di jalur Pantura wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di jalur nasional itu saat ini terjadi peningkatan jumlah kendaraan, Sabtu (3/8/2013).
Pantauan SuaraBanyuurip.com, peningkatan jumlah kendaraan arus mudik kali ini diperkirakan mencapai 30 persen dari hari biasa. Kebanyakan kendaraan berasal dari Surabaya menuju ke arah Semarang. Begitu juga sebaliknya, banyak juga kendaraan yang berasal dari arah Semarang menuju kota Pahlawan dan sekitarnya.
“Sudah mulai terasa dua hari ini, lalu lintas semakin padat,†kata Kirno (40), pedagang buah di pasar Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Yang terletak dipinggir jalur Pantura.Â
Hingga hari ini, kendaraan yang melintas masih di dominasi kendaraan besar dan pengangkut barang. Sementara jumlah kendaraan umum berupa bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dan mobil pribadi, juga mengalami peningkatan meski tidak sebesar jumlah kendaraan besar.
Kapolres Tuban, AKBP Ucu Kuspriyadi, membenarkan, jika peningkatan volume kendaraan memang sudah terjadi sejak dua hari ini. Dia mengatakan, saat ini banyak pemudik yang tidak menggunakan sepeda motor, karena lebih memilih untuk menggunakan angkutan masal.
“Selain itu perbaikan jalan Pantura di Kecamatan Tambakboyo sudah bisa dilewati dua jalur. Sehingga titik tersebut dipastikan tidak terjadi macet lagi,†sambung Ucu, mengemukakan alasan banyaknya kendaraan yang memilih jalur Pantura Tuban.
Ucu menghimbau, pemudik yang merasa lelah dan mengantuk agar beristirahat sejenak di pos-pos yang telah disediakan. Serta sebisa mungkin untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa memicu kecelakaan.(edp)