SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nurazqy
Bojonegoro- Operator unitisasi Gas Cepu, Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEPC), diharapkan lebih proaktif dalam melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat sekitar lokasi proyek. Salah satunya adalah keterlibatan tenaga lokal yang tidak hanya bertumpu pada peraturan daerah (Perda) Bojonegoro, Jawa Timur No.23/2011 tentang konten lokal.Â
Menurut Camat Padangan, Gunardi, Â alangkah baiknya jika operator melakukan pelatihan kepada masyarakat lokal terdampak di sekitar gas Cepu sebelum proyek dimulai.
“Setuju sekali kalau misalkan ada pelatihan lebih awal,” kata Camat Padangan Gunardi kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (5/8/2013).
Alasanya, kata dia, hal itu merupakan bagian dari bentuk Corporate Social Responsibility (CSR). Karena sejauh ini belum terlihat adanya CSR yang digulirkan operator.Â
“Sepertinya belum ada mas,” ujarnya.
Gunardi mengungkapkan, bentuk pelatihan yang dilakukan setidaknya yang bisa meningkatkan produktivitas pendapatan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Cendana, Kecamatan Padangan, Joko Bagus Nugroho, juga sependapat dengan apa yang disampaikan Camat Padangan.
“Saya sangat setuju mas, malah bagus itu,” tuturnya. (roz)