Lebaran, Laka Lantas Capai 29 Kasus

Kasat Lantas Polres Bojonegoro

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro, Jawa Timur mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayahnya selama arus mudik hingga balik lebaran Idul Fitri mencapai 29 kasus.

Dari 29 peristiwa laka lantas itu dua orang meninggal dunia, sedangkan sembilan orang alami luka berat dan 54 orang luka ringan. Sedangkan kerugian material atas kecelakaan selama operasi ketupat mencapai Rp35,4 juta. 

“Jumlah itu selama operasi ketupat, yakni mulai H-7 hingga sekarang,” ujar Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP. Oscar Syamsudin dikonfirmasi melalui Kanit Laka, Iptu Donatus Kono. 

Dia menerangkan, tingginya angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik lebaran 1434 H pada tahun ini lebih disebabkan karena human eror atau kelalaian dari manusia itu sendiri.

“Kebanyakan  karena faktor manusia  sendiri. Seperti korban yang meninggal karena mengantuk dan mabuk akibat minuman keras,” tegas Donatus.

Di mengungkapkan, dari jumlah tersebut kendaraan yang terlibat kecelakaan kebanyakan merata mulai dari kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

Baca Juga :   Peternak Sapi Keluhkan Ulah Makelar

“Kebanyakan korban laka bukan pemudik,” imbuhnya.

Menurut Donatus, dibanding dengan operasi ketupat tahun lalu jumlah laka lantas tahun ini menurun. Tahun lalu terdapat 43 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal sebanyak 7 orang, dua luka berat dan 98 orang alami luka ringan dengan kerugian material mencapai Rp56 juta.

“Menurunnya jumlah kecelakaan lalu lintas ini diperkirakan juga karena kesadaran masyarakat tentang keselamatan berkendara,” turur dia.

Ditambahkan, tahun ini jumlah pemudik lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu. Hal itu terlihat dari kepadatan pemudik tahun ini lebih ramai.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *