Ditegur Supervisor Security Warga Blokir Proyek Blok Cepu

aksi puduk

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Sekira 25 warga dari beberapa desa sekitar lapangan Migas Blok Cepu menutup akses utama masuk lokasi proyek engineering procuremen and constructions (EPC)- 1 Banyuurip, tepatnya di wilayah Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (13/08/2013). Aksi warga itu diduga buntut teguran yang dilontarkan Bb, oknum supervisor security PT. Tripatra Engineers & Constructors, pelaksana proyek EPC- 1 Banyuurip kepada anggota security yang berasal dari warga lokal Bojonegoro.

Puluhan warga itu berasal dari Desa Mojodelik, Begadon, Brabowan dan Gayam. Semuanya masuk wilayah Kecamatan Gayam.

“Gara-garanya security dari warga lokal ditegur Bb dengan dikatakan SDM nya rendah, Mas,” kata Pujianto, salah satu warga Desa Bonorejo dilokasi pemblokiran jalan masuk proyek EPC-1 Banyuurip.

Dalam aksinya puluhan warga itu menuntut agar Bb dipindah tugaskan dari lokasi proyek Banyuurip. “Itu sebagai konsekwensi pelecehan kepada warga lokal, dan saat ini masih proses negosiasi di lokasi proyek Dukuh puduk, Desa Bonorejo,” tegas dia.

Baca Juga :   Diduga Korsleting Listrik Rumah Marijan Ludes Terbakar

Dikonfirmasi terpisah, Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, mengatakan, masih dalam proses penyelesaian secara internal. Karena, hal ini menyangkut dengan kedinasan.

“Ini menyangkut kedinasan. Jadi, harus diselesaikan dengan kedinasan pula,” ungkap Budi Karyawan melalui via telepon, Rabu (13/08/2013).

Dia menyayangkan ada pihak luar ikut campur tangan dengan permasalahan soal internal kedinasan. Sehingga, membuat kondisi bertambah melebar.

“Saya harap masalah ini pihak luar tidak usah ikut campur tangan. Biar diselesaikan secara internal dinas,” jelasnya.

Ketika disinggung terkait dengan dugaan teguran berlebihan yang dilakukan BB, Budi menegaskan, semuanya dibutuhkan bukti dan saksi untuk kejelasannya.

“Semuanya harus ada bukti dan melalui proses klarifikasi diantara kedua belah pihak untuk kebenarannya, Mas. Bahkan, informasinya masalah ini sudah diselesaikan secara personal dan semuanya sudah saling memamaafkan,” imbuhnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *