SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Antusiasme pemuda sekitar proyek Banyuurip, Blok Cepu terhadap kegiatan keagamaan cenderung menurun karena dampak adanya proyek migas di wilayah setempat.
Demikian disampaikan, Jodi, tokoh pemuda Dusun Puduk, Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.Â
“Antusiasnya menurun dibanding tahun sebelumnya,” kata dia disela kegiatan acara tasyakuran Generasi Puduk Raya ke-3, Selasa (13/8/2013) malam.
Alasanya, kata dia, tidak sedikit pemuda sekitar yang sudah ikut bekerja di proyek, sehingga dimungkinkan keterbatasan waktu menjadi penyebabnya. “Mungkin ada yang shift dan memang memiliki tanggung jawab kerja di proyek,” ujar Jodi, mengungkapkan.
Tidak hanya itu, peranan pemuda ditengah kehidupan masyarakat dan kegiatan keagamaan dinilai juga terjadi penurunan signifikan. “Salah satu kegiatan pada malam hari ini adalah kembali menyatukan pemuda, khususnya warga dusun Sukorejo (puduk),” imbuh Jodi.
Oleh karenanya, dalam kegiatan tersebut, dirinya yang juga panitia penyelenggara mengundang perwakilan dari karang taruna desa sekitar. Karena acara ini sekaligus sebagai bentuk syukur dan peringatan HUT RI 68.
“Karena untuk diadakan lomba-lomba sudah tidak memungkinkan lagi,” tuturnya.(roz)