Bermula dari Kecurigaan Mahfud

rudi

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, mengaku, mencurigai Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas, Rudi Rubiandini, sejak lama. Kecurigaan Mahfud MD inilah yang santer disebut sebagai pemicu pengintaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berujung pada penangkapan, dan penetapan Rudi sebagai tersangka oleh KPK.

“Saya lihat orang ini (Rudi-red) ada yang tidak beres. Pasti ada yang disembunyikan,” kata Mahfud, usai memberi orasi kebangsaan dihadapan ribuan anggota Muslimat NU, di gedung Tri Dharma, Jalan Dr Soetomo, Tuban, Kamis (15/5/2013).

Alasan Mahfud, karena saat itu Rudi menyebut keputusan MK yang berbuntut pada pembubaran BP Migas tidak berdasar. Sehingga menghantam habis-habisan MK, dan menuduh tidak mempunyai dasar yang kuat. Padahal keputusan MK juga didasarkan pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di lembaga tersebut.

“Saya kemudian menyampaikan ke teman-teman KPK, agar orang ini (Rudi-red) diperhatikan,” ujar Mahfud MD.

Dugaan Mahfud terbukti, dengan adanya penangkapan oleh KPK terhadap Rudi, serta ditetapkannya Rudi sebagai tersangka. “Sekarang terbukti kan?” katanya.

Baca Juga :   PP Bangun Jalan Poros Gayam

Saat itu, Mahfud juga menyarankan agar BP Migas harus bubar dan langsung diambil alih oleh pemerintah. Serta pemerintah segera menunjuk orang yang bersih untuk memimpin lembaga yang baru.

“Entah dengan cara lobi yang bagaimana, kok dia yang terpilih (menjadi kepala SKK Migas-Red),” tandasnya. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *