Warga Gesikharjo Mandi Bersama di Pantai

mandi

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Tradisi unik dilakukan warga Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur dalam merayakan ketupat lebaran. Mereka mandi bersama-sama di pantai yang dekat dengan pemukiman mereka, Kamis (15/8/2013).

Dari pantauan di ilokasi, sejumlah warga dari anak kecil hingga dewasa terlihat menuju pantai secara bersama-sama. Setelah sebelumnya melakukan syukuran dan menyantap ketupat yang mereka bawa di masjid yang tak jauh dari pantai.

“Kami habis tasyakuran dengan menyantap ketupat lebaran di desa. Setelah itu saya diajak mandi disini sama istri,” kata Eka (29), salah satu warga asli Cilacap, yang saat ini beristrikan warga Desa Gesikharjo.

Menurut Masduki (50), salah satu sesepuh desa, tradisi ini mereka lakukan setiap satu tahun sekali. Dilakukan setelah mengunjungi sanak famili dan bermaaf-maafan. Kemudian menyantap ketupat satu minggu setelah Shalat Ied di lapangan ataupun di masjid desa.

“Setelah itu kita mandi bersama dilaut, semua keluarga diajak,” terang Masduki.

Masduki sendiri mengaku tidak tahu sejak kapan tradisi ini dilakukan. Yang dia tahu, sejak kecil dia diajak orang tua untuk menguri-uri tradisi nenek moyang mereka.

Baca Juga :   Masuki Musim Panen, Kebun Jambu Kristal Bojonegoro Diserbu Pengunjung

“Kata orang tua, supaya dosa kita juga ikut melebur bersama air dilaut,” tambahnya.

Selain itu ada beberapa kepercayaan yang tumbuh dimasyarakat. Konon tradisi yang dilakukan dekat dengan makam Syech Asmoroqondi ini bisa mengobati beberapa penyakit. Seperti rematik, encok, linu, dan beberapa penyakit kulit lain.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *