Berharap Bojonegoro Meningkat di Level Internasional

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro- Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto meminta doa’a restu kepada masyarakat Bojonegoro  untuk menjadi duta Bojonegoro dan Indonesia dalam seminar transparansi pengelolaan pertambangan untuk pembangunan berkelanjutan di Philipina pada Kamis hingga Jum’at(22-23/8/2013). Kedatangan Suyoto di Philipana atas undangan Gubernur Provinsi Compostela Valley, Philipina (Mr Arturo T) sebagai key note speaker dan narasumber.

Suyoto mengungkapkan, Kabupaten Bojonegoro dalam kepemimpinannya selama ini dianggap sebagai kabupaten yang telah berhasil dalam menyusun fondasi transparansi dan pembangunan berkelanjutan. Bahkan beberapa regulasi di Bojonegoro yang berkaitan dengan tata kelola pertambangan telah direplikasi di provinsi yang terletak di pulau Mindanao. 

“Sedangkan pada tanggal 25-26 Agustus 2013 saya diundang ke Ghana, Africa oleh ford foundation sebagai salah satu narasumber dalam sebuah seminar internasional,” kata Suyoto kepada SuaraBanyuurip.com sesaat sebelum berangkat ke Philipna.

Ketua DPW PAN Jatim ini mengatakan, forum ini secara khusus membahas penggunaan dana hasil tambang untuk mengurangi kemiskinan. Forum ini dihadiri lebih dari 30 negara.

“Saya diundang karena telah dianggap berhasil dalam membuat serangkaian inisiatif dan kebijakan dalam memerangi kemiskinan,” tegas Suyoto. 

Dia menuturkan, sering kali konsep pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dalam eksplorasi dan ekspolitasi migas yang dibuatnya mendapat tentangan dari pejabat di tingkat pemerintah pusat. Namun ternyata pihak international sangat mendukung dan memperhatikan.

“Seharusnya Oktober tanggal 24 2012 lalu saya juga bicara di forum international di ingris, karena saat itu sedang kampanye maka keberangkatan saya diwakili oleh pak Sekda,” imbuh Suyoto.

Dalam kesempatan itu, dirinya akan menjelaskan bagaimana Bojonegoro berusaha keras menghindari kutukan sumberdaya alam seperti  ekonomi tumbuh sesaat lalu pudar. Suyoto berharap dalam pertemuan dua negara ini level Bojonegoro meningkat di tingkat internasional.

“Selama saya pergi  urusan Pemerintahan Bojonegoro akan dihandle wakil bupati,” pungkasnya. (rien)

Baca Juga :   Pamter Bojonegoro Perkuat Soliditas Lewat Buka Puasa Bersama dan Aksi Sosial

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *