Soroti Rekrutmen Naker Lokal di Hotel Bintang

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyayangkan sikap Manajemen Aston Bojonegoro City Hotel yang belum melaporkan jumlah kebutuhan tenaga kerjanya. Padahal  hotel bintang 3 yang berada di Jalan Mastrip itu telah selesai pembangunannya dengan digelarnya Topping Off, Rabu (21/8/2013), dan dijadwalkan hotel itu mulai beroperasi pada Desember 2013 mendatang.

“ Pihak managemen Aston belum ada yang melapor ke Disnakertransos.  Mereka harus tahu disini ada Peraturan Daerah No 23 Tahun 2011 tentang Konten Lokal.  Tidak hanya Aston Hotel saja, tetapi semua investor yang berinvetasi di Bojonegoro,” tegas Kepala Disnakertransos, Adi Witcaksono, Kamis (22/8/2013).

Dia mengungkapkan, keberadaan beberapa Hotel berbintang di Bojonegoro seperti Aston Bojonegoro City Hotel, Hotel Bonero dan Hotel Dewarna akan memberikan peluang besar bagi tenaga kerja lokal Bojonegoro yang memiliki potensi di bidangnya. Meskipun untuk tenaga ahli kemungkinan besar mereka rekrut dari luar Bojonegoro.

Karena itu, lanjut Adi, seharusnya pihak manajemen segera melaporkan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. Sehingga Disnakertransos dapat memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan.

Baca Juga :   Bus Tabrakan dengan Dump Truk di Baureno, Satu Orang Luka

“Tetap harus merekrut tenaga kerja dari lokal Bojonegoro. Nanti kami akan memberi himbauan melalui surat,” tegas mantan Kepala Bagian Umum Pemkab Bojonegoro ini.

Adi berjanji,  akan mengawal pelaksanaan operasional beberapa hotel berbintang di Bojonegoro.  Karena pihaknya memiliki database sebanyak 5000 orang yang melamar pekerjaan dengan berbagai macam latar belakang kemampuan atau skill dan pendidikan.

“ Nanti beberapa bulan mendekati operasional Hotel itu kami akan panggil para pemilik agar mau bekerjasama dengan kita.  Ada ribuan tenaga kerja yang siap ditempatkan sesuai kemampuan masing-masing personal,” ujar dia, mengungkapkan.

Dirinya berharap, para investor tidak melupakan kontribusi kepada daerah karena bagimanapun masyarakat terutama para pemuda dan pemudi yang memiliki potensi atau latar belakang pendidikan di perhotelan dapat terkoordinir ikut serta ambil bagian.

Terpisah, General Manajer Aston Bojonegoro City Hotel, Joko S Widiyanto, menegaskan, pihaknya tidak akan melupakan kontribusinya kepada daerah, dengan merekrut putra dan putri Bojonegoro yang memiliki prestasi di bidang perhotelan. Bahkan selama proses pembangunan hotel telah pihaknya bekerja sama dengan SMK N 4.

Baca Juga :   Tim Sergab Mabesad Kunjungi Gudang Bulog Bojonegoro

“Mereka memiliki siswa-siswi yang berprestasi dan kita akan ambil tenaga kerja dari sana,” tegas Joko.

Dia mengungkapkan, pengambilan tenaga kerja lokal dari Bojopnegoro sekitar 30 persen karena sisanya tenaga ahli dari luar Bojonegoro. Hal ini sebagai wujud  kepedulian perusahaan terhadap kabupaten yang kini mulai berkembang karena industri migasnya.

“Tapi tidak menutup kemungkinan kita akan merekrut tenaga kerja lebih dari itu jika tercetak tenaga-tenaga ahli dari Bojonegoro nantinya,” pungkas Joko.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *