Petani Tembakau di Blok Nona Terancam Rugi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Petani tembakau di wilayah Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terancam mengalami kerugian besar akibat mundurnya waktu tanam. Musim tanam yang seharusnya dilaksanakan pada Mei – Juni, mundur pada Juli – Agustus ini akibat pada saat itu curah hujan masih cukup tinggi.

Karena mundurnya waktu tanam itu dipastikan saat panen nanti harga tembakau akan jatuh sebab perusahaan rokok yang selama ini membeli hasil panen mereka tidak melakukan pembelian lagi karena gudangnya sudah penuh.

Padahal, saat ini,  mayoritas petani di sembilan desa di kecamatan eks seismik Blok Nona yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) itu menanami lahan pertaniannya dengan tembakau.

“Karena musim panen nanti tidak tepat waktunya harga tembaku sudah bias dipastikan terjun bebas, Mas,” kata Basar, petani asal Desa Bluluk kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (24/8/2013).

Jika harga normal, tembakau rajangan disana terjual dikisaran Rp35 ribu/kilogram. Namun karena musim panen yang tidak tepat harga bisa jatuh hingga Rp15 ribu/kilogram.  Padahal untuk perawatan tembakau itu relatif sulit. Selain harus rajin menyiangi tanaman dan serangan hama, petani juga musti rajin menyiram setiap pagi. Ironis lagi, sebagian besar wilayah di Kecamatan Bluluk sangat sulit mendapatkan irigasi.

Baca Juga :   Himbau Masyarakat Waspada Awan Cumulonimbus

Sebab pertanian di Kecamatan Bluluk merupakan tadah hujan. Agar bisa bercocok tanam saat musim kemarau warga harus membuat sumur yang kedalamannya mencapai 30 meter-70 meter.

“Setiap hari harus telaten ngangsu (menimba air) dari sumur untuk nyiram tembakau, Mas,” kata petani lainnya Kholik.

Lelaki bertubuh kerempeng ini sadar jika nanti harga tembakaunya akan jatuh akibat tanam salah musim.“ Pasrah saja, Mas. Memang sudah nasib jadi petani,” pungkas dia. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *