Polisi Periksa Warga Desa Mojodelik

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro memanggil tiga warga Desa Mojodelik,  Kecamatan Gayam, Kbaupaten Bojonegoro, Jawa Timur untuk dimintai keterangan  terkait laporan adanya pemotongan dana Bantuan Langsung Masyarakat Miskin (BLSM) sebesar Rp100.000. 

Dari data yang dikumpulkan SuaraBanyuurip.com menyebutkan, tiga warga tersebut adalah Sabin (45), Ngaidin (50), dan Sipan (40), warga Desa Mojodelik RT 9 RW 2. Mereka didampingi seorang warga bernama, Jayus (60), saat memasuki ruangan Kanit II Polres Bojonegoro, Senin (26/8/2013) siang.

Usai memberi keterangan kepada polisi mereka meninggalkan ruangan. Tampak para wartawan mencecar berbagai pertanyaan tetapi tidak satupun bersedia menjawabnya. Hanya Jayus yang mau memberikan sedikit komentarnya terkait panggilan itu.

“Intinya bapak-bapak ini dipanggil karena ada laporan terkait pemotongan dana BLSM di desa,” ujarnya sambil terburu-buru.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Joes Indra Lana Wira, enggan memberikan komentar terkait pemanggilan tersebut. Hal ini dikarenakan baru tahap klarifikasi karena adanya laporan pemotongan dana BLSM di Desa Mojodelik.

Baca Juga :   Hasil Rekrutmen PPPK Bojonegoro Tahap Dua Belum Keluar

“Belum masuk penyelidikan, ini baru klarifikasi saja. Karena, ada laporan ke Polisi ada enam  orang warga dipotong sebesar Rp 100.000 dari dana BLSM,”tegasnya.

Dia menuturkan, itupun belum jelas siapa yang melakukan pemotongan dana, kepada siapa saja, dan apa tujuan potongan tersebut. Kasus ini masih akan dicari titik terang dengan meminta sejumlah keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Kami belum bisa memastikan seperti apa perkembangannya,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojodelik,Sandoyo, menegaskan, tidak ada potongan dana BLSM seperti yang dilaporkan warga. Meskipun sudah memasuki ranah hukum dia tidak mengkhawatirkan hal tersebut.

“Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada potongan apapun baik itu BLSM, maupun bantuan sosial lainnya,” tandas Sandoyo melalui pesan singkatnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *