SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro– Kontraktor proyek Engineering, Procurement and Constructions (EPC) 5 lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, PT Rekayasa Industri-Hutama Karya (Rekin) mengklaim selama ini tidak meninggalkan konten lokal dalam setiap pekerjaannya.
“Kami selalu mematuhi peraturan daerah, atau Perda Konten Lokal dalam melakukan pekerjaan,” tegas Humas PT Rekind,Wandi kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (27/8/2013).
Dia menjelaskan, ada 58 persen vendor dari lokal-lokal atau dari desa Ring 1, sebanyak 8 persen vendor dari lokal, dan 34 persen dari nasional. Sementara tenaga kerja lokal yang terlibat langsung dalam proyek ada sekitar 332 orang dari lokal-lokal, 122 orang lokal regional, 84 orang dari non lokal regional, dan 101 orang dari nasional.
Tidak itu saja,pihaknya telah bekerjasama dengan PT Nawakara Persada Nusantara dengan menggandeng perusahaan security lokal yaitu PT Metro Multy Powerindo untuk menempatkan 85 anggota security, dan masing-masing personil berasal dari desa Ring 1 dan Ring 2.
“Untuk program tahun 2013 ini, kami merencanakan program Corporate Social responbility diantaranya program bantuan layanan kesehatan di wilayah Ring 1, bantuan sarana dan prasarana pendidikan, serta bantuan fasilitas umum,” tukasnya.
Dia menambahkan,jumlah tenaga kerja maupun vendor di proyek EPC 5 memang tidak sebanding dengan EPC 1. Hal ini dikarenakan besaran presentase proyek tidak sebanding yang dibayangkan khalayak umum.
“Kita menyesuaikan dengan pekerjaan di lapangan,” pungkasnya. (rien)