SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Salah satu kontraktor proyek EPC, Banyuurip, Blok Cepu konsorsium PT.Tripatra Engineering and Constructors-Samsung yang mengerjakan proyek EPC-1 tetap memberikan kesempatan kepada pekerjanya yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) yang akan dilakukan, Kamis (29/8/2013)besuk.
“Kalau himbuannya adalah memberi hak pilih kepada karyawan, lha yang gak punya hak pilih ya kerja biasa,” kata Community Affairs PT.Tripatra Budi Karyawan kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (28/8/2013).
Tripatra berupaya tetap menyeimbangkan agar pengerjaan proyek EPC Banyuurip, Blok Cepu tetap bisa berjalan sesuai target tanpa menciderai semangat demokrasi Pilgub Jatim. Meski begitu, Tripatra juga tidak ingin memaksakan kepada subkonnya.
“Namanya disini libur terbatas, masing-masing subkon punya kehendak sendiri, tetapi tidak boleh memaksakan pemilih untuk tidak menggunakan haknya,” ujar dia.
Bahkan, lanjut dia, pihaknya berencana memberlakukan jam kerja setengah hari. “Kecuali petugas,” ucap Budi.
Sebelumya, operator utama Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) menyatakan memberikan ijin kontraktor proyek EPC-nya agar menggunakan hak suaranya dan mengharuskan ada shift jam kerja, mengingat proyek Banyuurip berjalan selama 24 jam. (roz)