SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Satuan Laka Lantas (Satlantas) Polres Tuban menduga, kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya dua sopir truk di Jalur Pantura Tuban akibat salah satu dari sopir truk mengantuk.
Sementara itu identitas supir truk nopol F 9340 baru diketahui setelah tubuhnya berhasil dikeluarkan dari kabin truk yang menjepitnya. Jasad sopir malang itu bernama, Saimin (35), asal Tinep, Kabupaten Magetan, Jawa Timur itu kini dibawa ke kamar jenasah rumah sakit.
Sedangkan supir satunya yang juga tewas adalah Nasuki (41), asal Gempol, Tulungagung, Jawa Timur. Â Dia pengemudi truk Nopol L 9470 UK yang memuat biji plastik.
Kasatlantas Polres Tuban, AKP Akmal, saat dikonfirmasi mengatakan, melihat posisi kendaraan serta sejumlah saksi. Diduga kecelakaan akibat Nasuki, sopir truk biji plastik mengantuk. Sehingga, tidak sadar kalau kendaraan yang dikemudikannya masuk ke arah berlawanan.
“Sopir truk yang dari Jakarta bermuatan bijih plastik diduga mengantuk, hingga keluar dan masuk ke jalur berlawanan,” terang Kasatlantas Polres Tuban, AKP Akmal, saat dikonfirmasi mengenai kecelakaan ini.
Kondisi ini yang membuat truk bertabrakan dengan kendaraan di depannya. Yaitu trailler bermuatan eternit yang dikemudikan Saimin, karena jarak yang sudah terlalu dekat.
Sementara itu kenek truk bijih plastik yang selamat, Yudi Irwantoro, warga Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, mengaku, baru kenal beberapa hari dengan sopir truk. Sebelumnya, mereka juga telah makan dan beristirahat di RM Luwes, yaitu salah satu rumah makan yang ada di batas kota Rembang.
“Saya baru kenal mas soalnya memang baru bekerja. Sebelumnya kita tadi makan siang di Luwes,” kata Yudi, yang saat itu menderita luka gores di bagian kuping kiri. Serta mengaku saat kejadian sedang tertidur didalam truk. (edp)
Â