Warga Ring 1 Sumur Migas Harapkan Perubahan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2013 di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro berlangsung lancar. Terlihat warga berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di beberapa pos, Kamis (29/8/2013).

Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, mengatakan, ada 12 TPS dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap sebesar  4.244 orang dengan kehadiran sebesar 60 persen. Sementara 40 persen lainnya memilih Golput alias tidak menggunakan hak suaranya.

“Untuk sementara yang unggul adalah pasangan no 1 Karsa atau Sukarwo dan Saifullah Yusuf,” tegasnya.

Dia mengungkapkan ada sebanyak 1.088 orang yang mencoblos pasangan berkumis ini, disusul pasangan no 4 yaitu Berkah atau Khofifah-Herman. Urutan ke tiga suara terbanyak diraih oleh pasangan nomer urut 3 Jempol atau Bambang -Said Adbullah, dan terakhir pasangan no 4 Egi sudjana-M Sihat.

Dia mengungkapkan, siapapun pemenang dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nantinya bisa memberikan kesejahteraan masyarakat. Khususnya bagi desa terdampak di Sumur Sukowati, Blok Tuban ini.

Baca Juga :   Warga Sumur Sukowati Sayangkan Ketidakhadiran JOB PEJ

“Kami berharap, pemerintah daerah maupun provinsi nantinya memperhatikan nasib masyarakat sekitar proyek, baik itu peluang tenaga kerja ,pengolahan sumber daya alam lebih di efektifkan,” tegasnya.

Senada diungkapkan, Ery Kristiowati (45), guru SMPN 4 Bojonegoro ini memilih calon pemimpim yang bisa memajukan masyarakat kecil baik disisi perekonomian maupun sosial. Bahkan untuk Desa Campurejo dan desa-desa lainnya yang terdampak oleh proyek pengembangan migas.

“Campurejo salah satu desa yang menghasilkan minyak, harusnya pemprov lebih memperhatikan nasib kita,” tukas wanita berjilbab ini.

Dia menginginkan,pemimpin baru di Jawa Timur nantinya bisa lebih baik lagi meskipun pemerintahan sebelumnya sudah baik. Karena masih banyak program-program Pemerintah Provinsi yang dianggap kurang maksimal dalam mensejahterakan rakyat.

” Saya berharap Gubernur dan Wakilnya nanti bisa mengawasi operator disini yaitu JOB P-PEJ (Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java) untuk memperhatikan CSR-nya. Kewajiban-kewajibannya kepada masyarakat sekitar, salah satunya jalan rusak akibat traksportasi alat berat dari mereka,” tukasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Ganjar Pranowo Tunjuk Komang Jadi Plh Bupati Blora

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *