SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Aktifitas proyek Engineering Procurement and Construction (EPC)- 1, dan EPC-5 sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu kini kembali normal. Sebelumnya sempat terhenti karena pekerja libur mengikuti coblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim.
“Sejak hari Sabtu (31/08/2013) kemarin aktifitas proyek kampung tunnel masuk wilayah EPC-1 dan proyek EPC-5 yang di wilayah Desa Ngraho, Kecamatan Gayam juga kembali berjalan seperti biasannya, Mas,” kata Jumangin, asal Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Bojonegoro saat ditemui di sekitar proyek Tunnel, Minggu (01/09/2013).
Senada diungkapkan warga Desa Bonorejo lain, Mirah. Dia mengaku, sejak hari Senin lalu juga tidak membuka warung sampai sore. Sebab, pekerja proyek hanya beraktifitas setengah hari masuk kerja.
“Hari Senin lalu tenaga kerja hanya bekerja setengah hari di proyek kampung tunnel, Mas. Jadi, saya membuka warung kopi saya juga setengah hari pula,” ungakap Mirah yang setiap harinya berjualan di barat proyek kampung tunnel tersebut.
Mirah menjelaskan, mulai beraktifitas jualan membuka warung secara ful sejak Sabtu (31/08/2013) kemarin. Sebab, naker sudah menjalankan aktifitasnya seperti biasa.
“Maklum karena menggunakan hak pilihnya untuk Pilgub, Mas,” imbuh wanita yang berdomisili di Dukuh Puduk, Bonorejo tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor proyek EPC-1, Budi Karyawan, mengatakan, sejak senin 19 Agustus 2013 naker sudah beraktifitas.
“Sudah masuk semua sepertia biasanya, Mas. Karena, libur Pilgub hanya setengah hari saja,” jelas Budi Karyawan melalui pesan pendek, Minggu (01/09/2013).(sam)