JOB P-PEJ Belum Bayar Sewa TKD Ngampel

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro- Hingga saat ini operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) belum memperpanjang sewa Tanah Kas Desa (TKD) Ngampel Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, untuk kepentingan eksplorasi Sumur Sukowati.

Kepala Desa Ngampel, Pujianto, mengungkapkan, sewa TKD Ngampel telah berakhir sejak dua bulan lalu yaitu Juni 2013. Namun belum ada kejelasan dari operator mengenai perpanjangan sewa. Padahal lokasi yang digunakan adalah akses jalan menuju Pad B.

“Lahan yang disewa seluas 2.100 meter persegi dengan masa sewa satu tahun. Pertahunnya senilai Rp17 juta karena disesuaikan dengan tiga kali hasil panen,” tandasnya kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (2/9/2013).

Pujianto mengatakan, pihak JOB P-PEJ belum memberikan konfirmasi lanjutan kepada pemerintha desa mengenai sewa TKD itu. Sehingga terkesan mengabaikan kewajibannya kepada masyarakat desa.

“Kalau tidak dipakai lagi kembalikan saja fungsi aslinya yakni sebagai lahan pertanian,” tegas Pujianto.

Terpisah, Field Admin Superintendant, JOB P-PEJ, Hananto Aji membenarkan belum dibayarnya sewa lahan TKD di Desa Ngampel karena masih menunggu tanda tangan Kepala Desa untuk  perjanjian sewa.

“Karena JOB P-PEJ  akan memperpanjang sewa lahannya selama 2 tahun, tapi Kadesnya  mau habis masa jabatan tahun depan. Jadi perpanjangan 1 tahun dan nunggu tandatangan Kades,” sergah Hananto. (rien)

Baca Juga :   Produksi Minyak Lapangan Banyu Urip Meningkat Bertahap

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *