SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Nahas menimpa, Karno (45), warga Desa Banjaragung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jatim. Penambang batu ini tewas mengenaskan setelah tertimpa bongkahan batu kapur, di lokasi tambang Galian C di Desa Pakis, Kecamatan Grabagan, Tuban, Selasa (3/9/2013).
 Informasi yang didapat menyebut, pria yang kesehariaannya bekerja sebagai penambang batu kapur ini, tewas di lokasi tambang yang selama ini menjadi tempat kerjanya. Bongkahan batu kapur yang menimpanya merupakan longsoran dari aktifitas penambangan yang berada di atasnya.
Kejadian bermula ketika Karno berkehendak untuk menaruh kendaraannya ke tempat teduh. Tempat parkir motornya sudah mulai panas akibat hari yang mulai siang.
 “Hari mulai siang, korban bermaksud memindah motornya ketempat teduh, yaitu ditebing penambangan setempat,†kata Kasatreskrim Polres Tuban, Akp Wahyu Hidayat.
Saat korban memindahkan motor. Masih ada aktifitas alat berat untuk penambangan di tempat tersebut. Diduga akibat getaran dari beroperasinya alat berat inilah menjadi pemicu longsoran di tempat tersebut.
“Saat berada di bawah tebing, korban terkena longsoran beberapa bongkahan baku berukuran besar dari atas,†tambah Wahyu.
Melihat itu beberapa rekan korban langsung menghentikan aktifitas. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Kecamatan Rengel meski nyawanya tidak tertolong. Setelah menjalani visum dan identifikasi, keluarga dari korban langsung membawa jenazah pulang ke rumah duka.
“Sudah ada beberapa orang yang kita periksa, untuk mendalami kasus ini,†jelasnya. (edp)Â