SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Warga miskin penerima jatah beras untuk warga miskin (Raskin) asal Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jatim beramai-ramai mengembalikan Raskin yang diterimanya kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) setempat.
Hal itu dilakukan lantaran Raskin yang mereka terima dinilai tak layak konsumsi. Di samping telah bercampur kutu, beras tersebut kualitasnya jelek. Â
“Beras yang diterima warga kemarin banyak yang berkutu dan kualitasnya jelek,” jelas Fatkur Rohman warga setempat kepada SuaraBanyuurip.com usai acara pelantikan Kepala Desa di Ruang Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro, Selasa (3/9/2013).
Dia mengatakan, Raskin yang dikembalikan menumpuk di Balai Desa Ngumpak Dalem. Warga yang mengetahui kualitas beras tak bagus tersebut tak mau mengambilnya.
“Kemarin itu dropping Raskin ada dua penerimaan, yang ke sembilan dan ke 15. Waktu keliling untuk survei di beberapa desa ternyata di Ngumpak Dalem itu berasnya kurang layak,” tandasnya.Â
Pihaknya mengaku telah membuat surat rekomendasi untuk mengembalikan beras miskin tersebut ke Bulog karena warga menolak menerimanya. Ada sekitar 671 RTSM penerima masing-masing sebanyak 30 Kg atau sebanyak 20.130 Kg Raskin.
“Lumayan banyak, tapi kok sayangnya kualitasnya jelek,” tukasnya.
Terpisah, Koordinator Lapangan Bulog Sub Drivre III Bojonegoro, Hambali, mengaku akan mengganti Raskin tersebut. Bulog juga akan memanggil rekanan yang telah mengirim beras di Kecamatan Dander tersebut.Â
“Yang jelas, kita akan minta pertanggungjawaban mitra yang telah menyalurkan beras yang berkutu tersebut,†tandasnya. (rien)Â