Siswa Pelayaran di Tuban Nyaris Bentrok

siswa bentrok

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelayaran Muhammadiyah di Jalan Hos Cokroaminoto, Tuban, Jawa Timur melakukan penyerangan ke SMK Pelayaran Kristen di Jalan Letda Sutjipto, Selasa (10/9/2013). Diduga pemicu serangan itu akibat pengeroyokan salah satu siswa SMK Pelayaran Muhammadiyah oleh beberapa siswa dari SMK Pelayaran Kristen beberapa hari lalu.

Informasi yang didapat, puluhan pelajar dari SMK Pelayaran Muhammadiyah ini berusaha mendatangi SMK Pelayaran Kristen dengan menumpang satu truck trailler yang melintas di Jalur Pantura. Saat berada disekitaran Patung Letda Sutjipto, mereka kemudian turun dan berjalan kearah SMK Pelayaran Kristen yang berjarak sekitar 500 meter dengan membawa batu.

Beruntung tindakan pelajar ini diketahui warga dan langsung melaporkan kejadian itu ke petugas Pos Jaga Lantas yang ada di patung Jalan Letda Sucipto.

“Melihat kedatangan petugas, pelajar yang terlibat dalam penyerangan langsung melarikan diri. Beberapa berhasil kami amankan. Sementara sisanya kabur,” jelas Kanit Tur Rajawali, Iptu Musa Bahtiar, yang saat itu mendatangi lokasi bersama petugas lain.

Baca Juga :   Semarakkan Puncak HUT ke 78 RI, Warga Ngrowo Gelar Karnaval dan Grebeg Rombyong

Selanjutnya, 10 pelajar yang berhasil diamankan langsung digiring menuju Pos setempat. Mereka kemudian diangkut ke Mapolres dengan menggunakan kendaraan dari Polres Tuban untuk mendapat pembinaan.

“Selanjutnya orang tua pelajar ini akan dipanggil,” tambah Musa.

Keterangan yang didapat petugas, aksi ini akibat adanya pengeroyokan yang dilakukan siswa dari SMK Pelayaran Kristen kepada salah satu pelajar SMK Pelayaran Muhammadiyah.  Petugas juga sempat melakukan pemeriksaan terhadap sepuluh pelajar  karena ada informasi  beberapa siswa membawa senjata tajam (Sajam). Namun hasil pemerikasaan ke 10 pelajar yang diamankan tidak ditemukan Sajam.

“Tadi ada informasi dari masyarakat kalau ada yang bawa Sajam, tapi untuk ke 10 pelajar ini kami tidak mendapati itu,” tandasnya.

Saat ini, ke 10 pelajar yang diamankan masih berada di Mapolres Tuban untuk mendapat pembinaan lebih lanjut.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *