SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Susilo Siswoutomo, dan rombongan menyempatkan diri untuk singgah ke Rumah Dinas Bupati Bojonegoro, setelah menghadiri pembukaan kuliah Sekolah Tinggi Energi dan Mineral Akamigas di Cepu, Jawa Tengah, Selasa (17/9/2013).
Tampak rasa kagum terhadap perubahan di Kabupaten Bojonegoro, Â jauh berbeda dari beberapa tahun lalu saat melakukan perjalanan ke Cepu, Jawa Tengah. Hal itu dikemukakan di depan Bupati Bojonegoro, Suyoto, dan Muspida setempat di Rumah Dinas Bupati sambil menikmati rujak buah khas Bojonegoro.
“Saya kaget sekali melihat Bojonegoro, sekarang ini ramai sekali jalannya,” ujarnya berdecak.
Dia mengungkapkan, keberadaan industri minyak dan gas bumi (Migas) di Bojonegoro memberikan peluang yang besar untuk menjadi maju, dan memiliki semua kesempatan itu. Bahkan ikut mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan mempercepat, dan memfasilitasi supaya tujuan-tujuan menjadi maju tercapai.
“Anak-anak Bojonegoro harus dilatih keterampilan, dan terdidik di semua bidang khususnya Migas,” tegasnya.
Dia menyampaikan, jika nantinya pemerintah daerah bisa mencetak anak-anak berpengalaman dengan diberikan pelatihan atau training. Bahkan untuk Bahasa Inggris-nya bisa dipastikan peluang pekerjaan mudah diraih oleh mereka. Biarpun pekerjaan-pekerjaan kecil yang didapat, akan menjadikan pengalaman di dalam proyek besar ini.
“Pastinya akan meningkat sedikit demi sedikit, apa yang mereka peroleh, dari angkut-angkut pipa minyak menjadi karyawan kan bisa saja,” tandasnya.
Dia tegaskan kepada Bupati Suyoto, bahwa banyak pengangguran yang membutuhkan pekerjaan, dan dengan adanya industrialisasi migas di Bojonegoro seperti Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. Anak-anak Bojonegoro harus mendapatkan pelatihan, agar mereka mendapatkan peluang bekerja disana.
“Jadi manfaatkan benar-benar, jangan sia-siakan kesempatan emas ini,” tandasnya. (rien)