SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban –Pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tewas setelah terlindas truk gandeng di jalur Pantura, Sabtu (21/9/2013). Kecelakaan maut itu diduga karena motor pelajar ditabrak kendaraan dari belakang dan akhirnya korban terjatuh di kolong truk.
Nasib naas ini menimpa Aris (17), pelajar SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban. Saat kecelakaan terjadi, pelajar asal Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, berboncengan dengan temannya yang sekaligus tetangganya, Deni Abdul Said, (17), bermaksud berangkat ke sekolah dengan mengendari sepeda  Mio bernopol W 6473 KJ.
“Mereka melintas di Jalur Pantura, tepatnya Desa Tunah Kecamatan Widang,†terang Kanit Tur Rajawali Polres Tuban, IPTU Musa Bachtiar kepada SuaraBanyuurip.com.
Ketika sampai di lokasi kejadian kecelakaan, kedua pelajar itu terlihat berada disebelah kiri truk gandeng bernopol AG 9819 GD yang dikemudikan Karjan (41), warga Kediri. Saat berada diantara kolong truk gandeng itulah motor korban ditabrak motor lain dari belakang sehingga menyebabkan kedua korban terpental dan jatuh.
“Saat jatuh itulah, Aris, yang merupakan pengemudi motor jatuh dibawah truk dan terlindas roda,†tutur Musa.
Akibatnya korban tewas di tempat kejadian perkara. Sedang Deni, yang diboncengkan korban hanya menderita luka ringan karena terpental ke arah kiri.
“Motor yang menabrak dari belakang langsung kabur,†tandas Musa.
Usai kecelakaan, jenazah korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr R Koesma Tuban. Sedangkan teman korban, Deni, dan juga sopir truck, Karjan, saat ini berada di Mapolres Tuban untuk dimintai keterangan petugas.(edp)