F-PDIP Nilai CSR MCL Tidak Maksimal

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro- Fraksi PDI-Perjuangan Bojonegoro, Jawa Timur, menilai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang digulirkan operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) kepada masyarakat di Ring 1 Lapangan Banyuurip masih belum maksimal. Bahkan program kemasyarakatan yang menjadi tanggungjawab sosial perusahaan itu terkesan jalan ditempat.

“Kami berharap, desa-desa penghasil migas yang mendapatkan dampak dari kegiatan proyek tersebut dijadikan prioritas,” tegas ketua Fraksi PDI-P, Mugi Waluyo.

Dia menjelaskan, prioritas CSR yang seharusnya diberikan kepada warga sekitar adalah pelatihan keterampilan agar masyarakat lebih berdaya dalam menangkap peluang usaha maupun kerja di desanya.

“Jangan asal memberi program CSR tapi tidak ada pendampingan dan kelanjutannya,” tandas Mugi.

Dia meminta, MCL harus benar-benar memberikan program CSR kepada masyarakat yang membutuhkan atau harus tepat sasaran. Sebab banyak masyarakat kurang mampu belum merasakan program CSR yang diberikan MCL. Yang terpenting adalah bagaimana supaya masyarakat di sekitar proyek mendapatkan program-program yang bermanfaat.

“Contoh buruh tani yang sudah tidak bekerja lagi karena sawahnya dipakai untuk proyek,MCL harus memberikan program CSR agar mereka tidak kebingungan mau usaha apa sekarang,” ujar Mugi, mengungkapkan.

Baca Juga :   ExxonMobil Berdayakan Karang Taruna Desa

Mugi juga menyarankan, agar MCL memahami karakteristik masyarakat di pedesaan. Sebab mereka perlu bimbingan terus menerus sampai akhirnya dapat berwirausaha dari hasil program CSR Tidak hanya dibidang infrastruktur saja, tetapi yang lainnya juga harus diperhatikan.

“Jangan asal memberikan CSR. Setelah diberikan programnya terus ditinggal begitu saja,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *