SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Kecelakaan maut terjadi di jalan Raya Babat – Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di Desa Datinawong, Selasa (24/9/2013), sekira pukul 09.00 WIB. Akibat kecelakaan itu satu orang tewas dan sembilan terluka. Â
Korban tewas itu adalah Kenep (60), warga Datinawong. Sedangkan sembilan orang korban masih dilakukan identifikasi petugas Satlantas Polres Lamongan.
Data yang dihimpun dilapangan,kecelakaan itu bermula dari sebuah mobil avanza yang melaju dari arah barat ketimur menabrak pengendara sepeda motor didepannya. Diwaktu yang bersamaan bus Rajawali Indah jurusan Bojonegoro bernopol S 7381 UA melaju kencang dibelakang mobil avanza.
Begitu terjadi tabrakan antara mobil avanza dan sepeda motor, sopir bus yang belum diketahui identitasnya tidak mampu menghentikan laju kendaraannya. Sopir bus langsung membanting kemudi ke sebelah utara tepi jalan. Namun naasnya ditepi jalan raya sedang berdiri seorang pencari rumput bernama Kenep (60), warga Desa Datinawong yang hendak menyeberang jalan.
Menurut salah satu saksi mata, Riyanto, akibat menghindari tabrakan itu bus Rajawali Indah langsung terguling keutara tepi jalan raya. Badan bus menimbun tubuh Kenep dan langsung meninggal ditempat.
“Baru diketahui kalau ada tubuh Mbah kenep tergencet badan bus setelah bus dikembalikan keposisi semula. Orangnya sudah meninggal ditempat, “ ujar Riyanto yang mengaku tetangga pencari rumput itu.
Akibat terguling, kaca depan dan belakang bus Rajawali Indah pecah. Atap bis sebelah belakang terlihat ringsek. Sopir bus sendiri langsung kabur melarikan diri ke Kantor Polsek Pucuk yang berjarak sekitar 5 kilometer dari tempat kejadian perkara untuk menghindari amuk massa.
Petugas lantas di Poslantas Babat yang keberatan namanya ditulis,mengatakan, akibat kecelakaan tersebut sembilan orang terluka.
“4 orang luka parah dan 5 lainnya luka ringan. Semua korban dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Babat dan Puskesmas Karangkembang Babat,†sambung dia.
Petugas juga belum mengetahui secara pasti nama-nama korban yang dirawat. Akibat kecelakaan beruntun tersebut terjadi kemacetan sepanjang 4 kilometer dijalur utara (arah Babat-Surabaya) kemacetan berlangsung hingga 2 jam. (tok)