SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting menunjukkan kepeduliannya terhadap musibah kekeringan yang melanda Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Salah satunya adalah dengan membuatkan sarana penyediaan air bersih berupa sumur artesis dan sumur tradisional.
Bantuan penyediaan sarana air bersih itu diberikan kepada desa-desa di Kecamatan Tunjungan. Desa penerima bantuan adalah desa di sekitar lokasi pemboran sumur Kenangarejo (KGR)-1 di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan. Di antaranya Desa Sukorejo, Desa Tamanrejo, Desa Kedungrejo dan Desa Sambongrejo.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan kepada desa penerima disaksikan Bupati Blora, Djoko Nugroho di Aula Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.
“Kita akan melanjutkan pembangunan sumur dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukung misalnya dalam Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS),” tandas Kokok-sapaan akrab Bupati Blora, Minggu,(29/9/2013) kemarin.
Menurut Kokok, bantuan penyediaan sarana air bersih ini sangat cocok untuk warga Blora.
Sementara itu, General Manager PHE Randugunting, Abdul Mutalib Masdar, mengemukakan, pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu program corporate social responsibility (CSR). Selain bantuan penyediaan air bersih, pihaknya juga menyerahkan bantuan peralatan pendidikan berupa komputer dan printer untuk 11 sekolah dan desa di sekitar sumur KGR-1.
“Untuk sumur air tersebut pengerjaannya sudah dimulai beberapa waktu yang lalu,” sambung Masdar.
Dia menegaskan, bantuan yang difokuskan dilokasi sekitar sumur KGR-1 itu sebagai bentuk kepeduliaan perusahaan pada lingkungan sekitar sebelum pengeboran sumur dimulai pada 8 Oktober mendatang.
Seperti diketahui, PHE Randugunting sebelumnya sudah menyatakan gagal di dua sumur yang dibor. Pengeboran sumur KGR-1 adalah kali ketiganya.
Pengeboran pertama dan kedua dilaksanakan PHE di Desa Krocok, Kecamatan Japah pada 2010 dan di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan pada tahun 2011.
Adapaun Blok Randugunting wilayah kandungannya meliputi Kabupaten Blora,Rembang, Pati, Grobogan dan Tuban. Pengelolaannya secara kerja sama antara  Indonesia (Pertamina Hulu Energi), Malaysia (Petronas Carigali) dan Vietnam (PetroVietnam EP).(ali)