Harga Hewan Kurban Merangkak Naik

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1434 H yang jatuh pada 15 Oktober 2013 mendatang, harga sapi dan kambing Sapi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai merangkak naik. Pada bulan-bulan sebelumnya harga sapi perekornya hanya berkisar antara Rp12 Juta sampai Rp 13 juta rupiah, kini mencapai Rp14 sampai 15 juta rupiah.

Dari pantauan di lapangan, selain sapi, harga kambing juga ikut naik. Kenaikan harga kambing jauh lebih besar dibanding sapi, angkanya mencapai dua kali lipat yakni dari  harga berkisar Rp1,5 juta  kini bisa mencapai Rp 3 juta per ekornya.

Sadikin (50), penjual sapi di pasar Hewan Banjarjo, mengatakan, mahalnya harga sapi karena banyak tengkulak dari luar Bojonegoro datang memborong sapi terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha sekarang ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Subekti, menegaskan, pihaknya menjamin ketersediaan stok sapi potong menjelang Hari Raya Idul Adha Tahun 2013 aman. Meskipun keberadaan populasi sapi potong turun dibanding tahun lalu.

Saat ini, kata dia, stok yang telah disiapkan untuk tahun ini sebanyak 145.578 ekor sapi. Selain sapi, 120.444 ekor domba dan kambing 98.704 ekor.

“Masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan hewan kurban untuk hari raya qurban,” tegasnya.

Selain itu, Dinas Peternakan Bojonegoro juga terus memantau keberadaan daging di pasaran agar tidak tercemar dengan keberadaan daging bermasalah dari daerah lain. Yakni melakukan pemeriksaan di pintu-pintu masuk arus perdagangan daging dari daerah lain secara rutin.

“Termasuk check point wilayah barat, di Kecamatan Padangan, Bojonegoro, yang berbatasan dengan Kabupaten Blora, Jateng,” tandas Subekti.(rien)

Baca Juga :   Pemkab Tuban Optimis dengan Rest Area

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *