SuaraBanyuurip.com – Totok martono
Lamongan – Warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dibuat geger oleh aksi nekad pencuri yang menyatroni rumah seorang guru, Mustain, Minggu (29/9/2013) malam. Pasalnya pencuri tidak mengambil barang berharga, melainkan celana dalam (CD) dan BH (kutang) milik istri korban.
Data di lapangan, peristiwa pencurian itu diketahui pertama kali Musofah, istri korban sekira pukul 21.00. Saat itu dia masih sibuk di dapur. Sedangkan suaminya tidur dan dua anaknya, Irgi (17) dan Rindu (9) sedang menonton pertandingan sepakbola Indonesia VS Maroko diruangan tengah .
Setelah membereskan pekerjaan dapur, Musofah berniat menutup pintu pagar rumah yang masih terbuka. Saat itulah Musofah merasa curiga melihat kamar tidur tengah yang biasanya ditutup terbuka. Saat diperhatikan ternyata ada seorang laki-laki sedang membongkar dompetnya  dan membongkar tumpukan pakaian dalam yang tergelatak ditempat tidur.
Sadar rumahnya disatroni maling Musafoh bergerak cepat dengan menutup pintu kamar dan berteriak sekeras-kerasnya.
Maling yang terjebak didalam kamar berusaha menyelamatkan diri dengan menarik pintu dari dalam kamar. Aksi saling tarik menarik pintu kamar pun sempat terjadi. Namun karena Musofah kalah tenaga dan akhirnya jatuh terjengkang.
Melihat kesempatan itu pencuri langsung buru-buru keluar dan lari. Belum sempat keluar rumah, Mustain yang mendengar terikan istrinya terbangun dan memergoki maling keluar dari pintu kamar tidur. Dibantu dengan anaknya Irgi Mustain berusaha menangkap pelaku. Perkelahian pun terjadi. Mustain dan Irgi beberapa kali menghajar tubuh pelaku. Tapi pelaku akhirnya lolos dan kabur.
Namun Musofa mengaku sempat melihat wajah maling tersebut. Pencuri itu diduga Khoirul, tetangga desa Dusun Tesan, Desa Tritunggal yang rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban.
Korban dan beberapa tetangga kemudian kemudian mendatangi rumah orang tua yang diduga pelaku pencurian. Namun yang bersangkutan tidak ada.
“Saya tahu pelakunya Khoirul karena kepergok saat masuk kamar,” kata Musofah kepada suarabanyuurip.com usai kejadian.
Diterangkan korban, sudah 5 kali rumahnya disatroni maling yang diduga pelakunya sama. 4 kali pelaku masuk dari belakang rumah dan dari atap rumah. Anehnya, setiap beraksi pelaku tidak pernah mengambil barang berharga milik korban, melainkan hanya mengambil celana dalam (CD) dan BH milik Musofah.
“Dulu pas kepergok masuk rumah saya, Khoirul bahkan memakai CD dan BH saya yang baru diambil. Pakaiannya sendiri digeletakkan begitu saja. Sayangnya dia berhasil melarikan diri,” tutur Mushofa lagi.
Dari beberapa peristiwa pencurian yang menimpanya, korban baru melaporkan kejadian ke Polsek Babat. Kepada korban petugas berjanji akan berusaha membekuk korban karena  sudah mengetahui  ciri-ciri pelak.(tok)