IKPT Tunda Pembahasan Tuntutan Warga Jelu

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Tuntutan Warga Des Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, agar terlibat dalam jasa suplai air di proyek engineering, procurement and constructions (EPC) – 2 Banyuurip, Blok Cepu akan dibahas pada Rabu (9/10/2013) mendatang. Padahal sebelumnya pertemuan itu diagendakan, Senin (7/10/2013) siang tadi.

Rencananya, pertemuan tersebut melibatkan perwakilan warga, pemerintah desa (Pemdes) Jelu, dan manajemen Konsorsium PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – PT. Kelsri, pelaksana proyek EPC -2 Banyuurip di balai desa setempat.

“Pak Ifan Tarigan orang IKPT saat saya telepon katanya akan dibahas dua hari lagi, Mas. Berarti, kan hari Rabu atau Kamis ini,” kata Kepala Desa Jelu, Guntur, Senin (07/10/2013).

Guntur menjelaskan, sebagai Kepala Desa Jelu pihaknya dalam pertemuan nanti hanya sebagai mediator, tidak lebih. Artinya, menyampaikan keluhan warga kepada IKPT agar tidak menimbulkan permasalahan yang berlarut-larut.

“Saya hanya memfasilitasi saja, Mas. Masalah keputusan semuanya ditangan perusahaan,” ungkapya.

Salah satu warga Jelu, Pardi, mengaku, sangat kecewa dengan agenda pembahasan pada dua hari mendatang. Dia menilai hal itu hanya untuk menunda dan terkesan ingin berkelit dari janji awal.

Baca Juga :   Petani Tewas Tenggelam di Kolam

“Kemarin melalui pak Lurah katanya hari Senin ini dibahas. Tapi, kok diundur lagi,” sambung Pardi.

Meski demikian, dirinya dan warga akan tetap mengikuti keinginan IKPT. Namun, jika waktu pembahasan diundur lagi warga telah sepakat untuk melakukan aksi penghentian pekerjaan pipa Blok Cepu.

Hubungan Masyarakat (Humas) IKPT, Soenarto ketika dikonfirmasi melalui ponselnya terkit tuntutan warga Jelu tersebut hingga saat ini belum memberikan jawaban.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *